Operasional Terminal Cicaheum Akan Dihentikan Mulai Tahun Depan

Terminal Cicaheum tipe A ini, dikemukakan ia melayani angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota antar provinsi (AKDP). Rencananya, semua armada akan dialihkan ke Terminal Leuwipanjang.

Operasional Terminal Cicaheum Akan Dihentikan Mulai Tahun Depan

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Terminal Cicaheum, Kota Bandung Roni Hermanto mengatakan, telah menerima informasi terkait akan dibangunnya depo bus rapid transit (BRT) Bandung Raya.

Terminal Cicaheum tipe A ini  melayani angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota antar provinsi (AKDP). Rencananya, semua armada akan dialihkan ke Terminal Leuwipanjang.

"Secara rinci dan pastinya, saya belum mengetahui kapan pembangunan itu akan dimulai. Termasuk soal akan dipindah ke Terminal Leuwipanjang, dan fungsi Terminal Cicaheum nantinya," kata Roni Hermanto, Rabu 24 Juli 2024.

Sambung ia, pembahasan rencana pembangunan Terminal Cicaheum telah lama diwacanakan. Hal tersebut telah disampaikan saat Kota Bandung masih di pimpin Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

"Di Terminal Cicaheum ada sebanyak 55 trayek AKAP dan ada sebanyak 40 trayek AKDP. Jumlah rata-rata penumpang 700 orang AKAP dan AKDP di hari biasa, dan 900 orang di akhir pekan," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mewacanakan untuk menghentikan operasional Terminal Cicaheum, Kota Bandung di 2025. Hal ini menyusul pembangunan depo bus rapid transit (BRT) Bandung Raya. 

Pelayanan bus baik antar provinsi antar kota (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang selama ini dilayani Terminal Cicaheum, akan dialihkan ke Terminal tipe A Terminal Leuwipanjang. ***


Editor : Ahmad Sayuti