Pakai Jersey Lama karena Terpaksa
PERSIB Bandung menggunakan jersey lama hadapi Manila Digger FC di babak play off AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Rupanya, karena terpaksa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Maung Bandung menjamu Manila Digger di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8). Jersey anyar urung dikenakan Thom Haye dan kawan-kawan.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama mengaku terpaksa menggunakan jersey lama. Sebab timnya belum merampungkan jersey baru yang akan digunakan untuk menghadapi kompetisi Asia tersebut.
“Untuk pertandingan babak preliminary ACL Two melawan Manila Digger FC pada 31 Agustus 2026 di Stadion si Jalak Harupat, Persib masih akan menggunakan jersey ACL musim 2025/2026. Jersey ACL musim 2026/2027 masih dalam proses dan belum kami rilis secara resmi kepada publik,” ujar Adhi.
Adhi berharap jersey Persib untuk ACL 2026/2027 ini segera rampung. Apalagi, dia yakin, jersey ini menjadi kebanggaan Bobotoh di musim baru ini.
“Tentunya, untuk jersey terbaru tersebut, kami berharap Bobotoh dapat menantikannya. Kami akan menyampaikan informasi resminya pada waktu yang tepat,” kata Adhi.
Sejauh ini, Persib baru meluncurkan jersey untuk Super League 2025/2026. Total tiga jersey diluncurkan, mulai dari home, away dan third.
Jersey dengan konsep “Lives Inside Us” ini diklaim membawa pesan tentang identitas, nilai, dan semangat yang terus hidup di dalam Persib dan seluruh elemen yang menjadi bagian dari klub.
Konsep ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah klub tidak dibangun oleh satu elemen saja. Ada kerja keras pemain dan tim, dukungan manajemen, identitas kota, serta energi Bobotoh yang bersama-sama membentuk kekuatan Persib.
Jersey home masih menggunakan warna biru sebagai identitas utama Persib Desainnya menghadirkan ornamen garis vertikal dengan warna yang merepresentasikan kedekatan dengan Kota Bandung.
Elemen tersebut mempertemukan identitas Persib dengan karakter kota yang menjadi rumah dan bagian penting dari perjalanan klub.
Jersey away menggunakan warna putih dengan merepresentasikan kesetiaan dan semangat juang yang terus menyertai Persib ketika menjalani pertandingan di luar Bandung.
Jersey Third hadir dengan pendekatan desain yang lebih berani dan membawa pesan tentang semangat baru dalam menghadapi perkembangan zaman. Perpaduan warna salmon, yang merepresentasikan kehangatan hati, dengan biru muda, yang menggambarkan kejernihan pikiran, menghadirkan karakter yang optimistis, kreatif, dan penuh fokus.
Garis membujur yang tegas memperkuat karakter dinamis sekaligus adaptif. Elemen tersebut merepresentasikan kemampuan Persib untuk terus berkembang dan beradaptasi, tanpa meninggalkan identitas yang telah menjadi bagian dari klub.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Inilahkoran

