Paket MBG di Bondowoso Ramadhan Disorot, Warga Keluhkan Isi Dinilai Tak Layak
Dalam unggahan tersebut, warga mempertanyakan kelayakan paket MBG yang dibagikan di sejumlah sekolah di Bondowoso.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bondowoso menjadi perbincangan hangat di media sosial selama bulan Ramadan.
Sejumlah unggahan memperlihatkan isi paket MBG yang diterima para siswa dinilai jauh dari standar makanan bergizi seimbang yang diharapkan masyarakat.
Sorotan ini mencuat setelah akun Instagram @bondowosodotid_ membagikan tangkapan layar keluhan warga dari berbagai platform percakapan, termasuk grup WhatsApp dan komunitas Facebook.
Dalam unggahan tersebut, warga mempertanyakan kelayakan paket MBG yang dibagikan di sejumlah sekolah di Bondowoso.
Isi Paket MBG Dinilai Minim Gizi
Berdasarkan foto-foto yang beredar luas, paket MBG yang diterima siswa hanya berisi satu butir telur rebus, potongan kecil jagung manis, serta satu buah jeruk berukuran kecil.
Tidak terlihat adanya nasi atau lauk pendamping lain yang biasanya menjadi bagian dari menu makanan bergizi lengkap.
Kondisi tersebut memicu reaksi warganet. Dalam salah satu percakapan WhatsApp yang viral, seorang warga melontarkan guyonan berbahasa Madura, “Mak sajen tak rokaroan MBG genikah ra,” yang menyindir isi paket MBG tersebut karena dianggap terlalu sedikit hingga disamakan dengan sesajen.
Keluhan serupa tidak hanya muncul di satu lokasi. Warga dari Patemon, Tlogosari, hingga SDN Pakem juga membagikan pengalaman menerima paket MBG dengan isi yang dinilai kurang memadai.
Di SDN Pakem, paket MBG disebut berisi minuman botol, satu bungkus kecil kacang atom, abon, serta sepotong gorengan. Meski berbeda komposisi, warga menilai porsi dan kandungan gizinya belum mencukupi.
Dalam unggahan akun yang viral tersebut, tertulis ajakan kepada masyarakat untuk saling berbagi pengalaman terkait pembagian MBG selama Ramadan. Unggahan itu memicu diskusi luas di kolom komentar, dengan banyak orang membandingkan isi paket MBG di daerah masing-masing.
Editor : Firda Rachmawati


