Pantau WFH ASN, Pemkot Bandung Andalkan Teknologi GPS

Pemkot Bandung menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi, memastikan ASN yang bekerja dari rumah (WFH) tidak disalahgunakan.

Pantau WFH ASN, Pemkot Bandung Andalkan Teknologi GPS
Menurutnya, pemanfaatan teknologi sistem tersebut akan memantau pergerakan ASN secara real time saat menjalani WFH. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Bandung menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi, memastikan ASN yang bekerja dari rumah (WFH) tidak disalahgunakan.

“Alhamdulillah, BKPSDM kita sudah menggunakan sistem berbasis teknologi. Jadi setiap pegawai yang punya handphone, harus meregistrasikan nomor teleponnya sehingga kita bisa lacak dari pergerakan GPS-nya,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi sistem tersebut akan memantau pergerakan ASN secara real time saat menjalani WFH

Selain itu, pemerintah bisa memastikan pegawai tidak berkeliaran di luar rumah tanpa alasan jelas. ASN pun diwajibkan menyampaikan laporan tertulis secara daring.

“Yang kedua, dalam kurun waktu tertentu mereka harus memberikan laporan secara tertulis via online tentang tugas-tugas yang sudah dia laksanakan,” ucapnya.

Farhan menyebut, pimpinan unit kerja seperti kepala dinas, kepala bidang, kepala seksi dan kepala bagian harus menyiapkan daftar tugas untuk bawahannya sebelum WFH dimulai. Hal itu, agar setiap ASN memiliki target kerja yang jelas meski tidak hadir di kantor.

“Yang ketiga terakhir, hari ini para pimpinan unit kerja harus sudah memberikan tugas-tugas kepada mereka yang akan WFH besok,” ujar dia.

Meski WFH diberlakukan ditegaskannya, pimpinan tetap diwajibkan hadir di kantor atau wilayah kerja masing-masing. Pihaknya, mendorong mereka menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi.

“Kalau kepala dinas harus masuk. Pakai sepeda. Camat, lurah pakai sepeda. Mereka standby di kelurahan,” tegasnya.

Dengan pengawasan berbasis GPS, laporan daring dan kehadiran pimpinan di lapangan. Farhan berharap, kebijakan WFH tidak menurunkan kinerja ASN. Melainkan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih modern, dan akuntabel.


Editor : Doni Ramdhani