Pelita Hati Kota Bandung Mudahkan dan Percepat Layanan Akta Kematian Warga

Inovasi pelayanan terintegrasi di kelurahan untuk akta kematian atau Pelita Hati Kota Bandung diluncurkan. 

Pelita Hati Kota Bandung Mudahkan dan Percepat Layanan Akta Kematian Warga
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menuturkan, inovasi Pelita Hati Kota Bandung itu melengkapi layanan administrasi kependudukan termasuk akta kematian yang notabene merupakan bagian vital dari kepuasan publik. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Inovasi pelayanan terintegrasi di kelurahan untuk akta kematian atau Pelita Hati Kota Bandung diluncurkan. 

Layanan publik Pelita Hati Kota Bandung itu merupakan sebuah program pelayanan akta kematian yang dilakukan langsung di kantor kelurahan untuk memudahkan warga, terutama keluarga yang tengah berduka. 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menuturkan, inovasi Pelita Hati Kota Bandung itu melengkapi layanan administrasi kependudukan termasuk akta kematian yang notabene merupakan bagian vital dari kepuasan publik. 

Empat dokumen utama seperti KTP, KK, akta kelahiran dan akta kematian menjadi dasar bagi pemerintah dalam memberikan berbagai layanan sosial dan kemasyarakatan.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung Tatang Muchtar menjelaskan, seluruh 20 layanan administrasi kependudukan di Kota Bandung, mulai dari akta kelahiran hingga akta kematian diberikan gratis. 

Pelayanan diperluas melalui kerja sama dengan kecamatan, gerai layanan di pusat perbelanjaan, Mal Pelayanan Publik, serta kemitraan dengan 28 rumah sakit untuk penerbitan akta kelahiran otomatis bagi bayi yang baru lahir.

Pelita Hati Kota Bandung hadir untuk memangkas jarak pelayanan akta kematian. Kini masyarakat cukup mengurus di kelurahan, sehingga lebih cepat, mudah, dan dekat,” kata Tatang Muchtar, Selasa 12 Agustus 2025.

Ia menambahkan, Bandung menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki perjanjian kerja sama 100 persen dengan seluruh organisasi perangkat daerah terkait layanan kependudukan. 

Dalam peluncuran ini, lima kecamatan menandatangani perpanjangan kerja sama penerapan Pelita Hati Kota Bandung.

Tatang menyebut, Kota Bandung saat ini memiliki 2.599.743 jiwa penduduk dengan komposisi laki-laki 50,08% dan perempuan 49,92%. Kecamatan Babakan Ciparay menjadi wilayah dengan penduduk terbanyak, sementara Cinambo terendah.


Editor : Doni Ramdhani