Pembuktian dalam Kesunyian
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Muhammad Ginanjar
INILAHKORAN, Bandung- Pada Senin (31/8) mendatang, Kota Bandung berdenyut kembali. Dari warung kopi hingga kafe bakal riuh dengan teriakan Bobotoh yang mendukung kiprah krusial tim kesayangan mereka, Persib.
Maung Bandung memang melakoni laga teramat penting menghadapi wakil Filipina, Manila Digger dalam playoff AFC Champions League Two (ACL Two) di Stadion si Jalak Harupat, Soreang.
Atmosfer kontras bakal tercipta. Sudut-sudut Kota bergelora, sementara para penggawa Persib berjuang dalam sunyi lantaran pertarungan ini digelar tanpa penonton.
Bagi Thom Haye dan kawan-kawan, laga ini menguji keteguhan hati mereka. Bukan soal taktik semata, melainkan tentang bagaimana menjaga bara api motivasi di tengah keheningan beton stadion.
Namun Pelatih Igor Tolic rupanya sudah tak peduli dengan itu. Dia berusaha beranjak dari rasa penyesalan tentang hilangnya dukungan pemain ke-12 di lapangan nanti.
Pria asal Kroasia itu memilih fokus mempersiapkan tim demi meraih kemenangan yang mengantarkan mereka ke fase grup ACL Two.
“Kondisi tim baik. Beberapa pemain mulai kembali dari cedera dan kami masih akan melihat siapa saja yang akan tersedia untuk pertandingan,” ujar Igor di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (27/8/).
Sejauh ini, lanjutnya, para pemain terus bekerja keras. Dia juga memberikan pelatihan penyerangan, pertahanan hingga skema bola mati atau set pieces.
“Jadi kami berusaha bersiap untuk pertandingan ini,” tegasnya.
Igor mengaku tidak banyak mengetahui soal kekuatan Manila Digger FC. Namun, ia berusaha untuk mengumpulkan data setidaknya dari tahun lalu.
“Dan dari pertandingan kami sebelumnya melawan mereka. Setidaknya kami tahu profil pemain untuk musim ini dan dari situ kami bisa mencari cara untuk mencetak gol,” katanya.
Igor mendapatkan kabar Manila Digger FC melepas dan mendatangkan beberapa pemain baru. Namun lagi-lagi, ia mengaku belum memiliki rekaman pertandingan persahabatan yang telah dilakukan calon lawannya tersebut.
“Semuanya digelar tertutup, mereka sedang bersiap menghadapi kami, mereka datang ke sini untuk bisa lolos ke ACL,” imbuhnya.
Igor pun memperkirakan Manila Digger FC akan tampil mirip seperti musim lalu dengan menggunakan pertahanan yang rapat, memiliki pemain yang kuat, cepat dan siap melakukan serangan balik.
“Seingat saya, tahun lalu kami menang 2-1 tetapi itu sama sekali tidak mudah. Mereka punya beberapa peluang di awal, lalu kami berhasil mencetak gol dan memenangkannya di akhir laga. Saya harap tahun ini kami juga bisa melakukannya lagi,” harap Igor.
Sementara itu gelandang Mariano Peralta dalam kepercayaan diri yang tinggi menghadapi Manila Digger FC.
Pemain asal Argentina ini mengaku, kepercayaan diri itu dirasakan lantaran Persib memiliki persiapan yang sangat baik dalam menghadapi babak play off AFC Champions League (ACL Two) 2026/2027 tersebut.
“Persiapannya sangat baik. Kami sudah menjalani beberapa hari latihan yang cukup intens,” ungkap Peralta.
Pemain yang memilih menggunakan nomor 10 di Persib ini berharap timnya bisa menunjukan permainan yang maksimal di laga nanti hingga bisa mengalahkan Manila Digger FC.
“Kemarin kami beristirahat, jadi kami memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Kami tahu pertandingan ini sangat penting,” kata Peralta.
Dia tak menampik Manila Digger FC bukan tim yang mudah untuk dikalahkan. Sebab mereka adalah tim terkuat di Liga Filipina.
Meski demikian, Peralta tetap percaya diri Persib bisa mengatasinya. Sehingga tim berjulukan Maung Bandung ini bisa tampil di ACL Two 2026/2027.
“Saya rasa tidak ada yang perlu saya jelaskan lagi mengenai tim ini. Kami tahu kualitas yang kami miliki dan level permainan kami. Kami sudah siap dan memiliki tekad untuk meraih hal-hal besar,” pungkasnya.(bsf)
Editor : Inilahkoran

