Pemkab Bogor Miliki Utang ke Kontraktor, Ini Permintaan DPRD Setempat
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir berharap Pemkab Bogor segera membayar utangnya kepada kontraktor penyedia jasa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir berharap Pemkab Bogor segera membayar utangnya kepada kontraktor penyedia jasa.
Seperti diketahui, belasan, puluhan atau bahkan ratusan kontraktor yang pekerjaannya sudah selesai 100 persen, dengan total anggaran sebesar Rp204 miliar tidak bisa mencairkan uangnya karena Pemkab Bogor tidak cukup anggarannya hingga gagal bayar.
Sedangkan, besar sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor pada 2025 terhitung sebesar Rp51 miliar.
"Pemkab Bogor harus segera membayar para kontraktor tersebut, kasihan mereka mengerjakan proyek tanpa down payment, tetapi ketika pekerjaan sudah 100 persen malah tidak dibayar," kata Achmad Yaudin Sogir kepada wartawan, Selasa 6 Januari 2025.
Achmad Yaudin Sogir menuturkan, tidak semua kontraktor di Kabupaten Bogor merupakan pengusaha kelas kakap.
Banyak pengusaha yang terpaksa harus mengambil utang ke bank untuk menjalankan usahanya.
"Bunga bank terus berjalan, dan pihak bank pasti tidak mau tau kesulitan para kontraktor. Hal itu, harus dipikirkan dan jadi pertimbangan oleh Pemkab Bogor," tutur politisi PKB tersebut.
Ia juga mempertanyakan kenapa ada proyek insfrastruktur, tetapi anggarannya tidak tersedia.
"Dinas atau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) harus bekerja secara teliti, jangan merencanakan pembangunan, tetapi anggarannya belum siap," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

