Pemkab Cirebon Serahkan Santunan Korban  Longsor Gunung Kuda

Empat hari sudah berlalu, pasca peristiwa tragis longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Namun luka dan duka yang ditinggalkan bencana ini masih sangat terasa di tengah masyarakat.

Pemkab Cirebon Serahkan Santunan Korban  Longsor Gunung Kuda
Empat hari sudah berlalu, pasca peristiwa tragis longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Namun luka dan duka yang ditinggalkan bencana ini masih sangat terasa di tengah masyarakat.

INILAHKORAN, Cirebon-Empat hari sudah berlalu, pasca peristiwa tragis longsor tambang galian C di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Namun luka dan duka yang ditinggalkan bencana ini masih sangat terasa di tengah masyarakat.

Dalam upaya meringankan beban para korban dan keluarga mereka, Pemkab  Cirebon terus menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan santunan serta berbagai bentuk bantuan lainnya.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyampaikan, Pemkab Cirebon bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak. Hingga hari ke empat pascalongsor, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

"Sampai hari ini baru 21 korban yang bisa ditemukan dan masih terus dilakukan pencarian korban lainnya. Namun pengakuan warga masih ada sekitar empat korban lain yang belum ditemukan.  Kami ikut prihatin atas musibah ini, " aku Wabup, Selasa 3 Juni 2025.

Menurutnya, Pemkab terus berharap agar seluruh korban bisa segera ditemukan. Saat ini,  Pemkab Cirebon tidak hanya fokus pada korban meninggal dunia, tetapi juga memperhatikan kondisi korban luka-luka, baik yang mengalami luka berat maupun ringan.

Untuk itu akunya, Pemkab Cirebon telah menyalurkan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Selain itu, korban luka-luka juga akan mendapatkan bantuan serupa. Bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi antara Pemkab Cirebon, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten dan Provinsi, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kami sudah fasilitasi kebutuhan rumah sakit bagi para korban, baik yang luka maupun yang meninggal. Termasuk juga biaya pemulasaran jenazah. Untuk santunan korban meninggal maupun luka akan mendapat perhatian,” tutur Agus.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Baznas Provinsi dan Kabupaten yang selama empat ini terus hadir, menemui keluarga korban untuk memberikan motivasi dan semangat agar mereka tetap kuat dalam menghadapi cobaan ini,”imbuhnya.

Dia menekankan, bencana longsor di Gunung Kuda, Blok Cipanas, Desa Cipanas, menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak, terutama dalam hal pengelolaan tambang dan keselamatan kerja. Agus berharap kejadian serupa tidak lagi terulang di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Kami akan evaluasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Ini jadi pelajaran bersama, dan kami tidak ingin ada korban lagi di kemudian hari,” tukasnya.***


Editor : JakaPermana