Retakan Tanah di Mahkota Longsor fi Jalan Kolmas Kian Melebar, BPBD KBB Imbau Warga Segera Mengungsi

Retakan tanah selebar 20 sentimeter di mahkota longsor tebing di tepi Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.

Retakan Tanah di Mahkota Longsor fi Jalan Kolmas Kian Melebar, BPBD KBB Imbau Warga Segera Mengungsi
Retakan tanah selebar 20 sentimeter di mahkota longsor tebing di tepi Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.

INILAHKORAN, Ngamprah - retakan tanah selebar 20 sentimeter di mahkota longsor tebing di tepi Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.

Tak hanya berpotensi kian melebar, tanah di titik retakan itu juga sudah turun lebih dari 30 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Meidi mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan sejak sepekan lalu saat retakan pertama kali dilaporkan masyarakat. 

"Kita sudah melakukan asesmen pekan lalu dan betul retakannya semakin melebar sekarang," kata Meidi saat dikonfirmasi belum lama ini.

Guna mengantisipasi terjadinya potensi longsor susulan terutama saat hujan deras mengguyur, pihaknya pun mengimbau warga yang tinggal di dekat retakan tanah tersebut untuk segera mengungsi. 

"Kami sarankan masyarakat supaya segera mengungsi, karena longsor berpotensi terjadi terutama saat hujan deras," ucapnya.

Tak cuma itu, sambung Meidi, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Bandung Barat untuk penanganan. 

"Kita sudah laporkan hasil assessment ke Dinas PUTR dan Dinas Perkim KBB untuk tindaklanjut," ujarnya.

"Informasinya tanah mau dilongsorkan menggunakan alat berat. Selanjutnya ditindaklanjuti oleh Dinas PU Provinsi Jawa Barat karena status jalan milik provinsi," sambungnya.

Terpisah, Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan pihaknya bakal memberlakukan skema buka tutup Jalan Kolonel Masturi tersebut terutama saat turun hujan. 

"Kita akan melakukan buka tutup jalan, apalagi kalau hujan turun. Sehingga kita utamakan keamanan pengendara lokal dan wisatawan," kata Niko. 

Tak cuma itu, pihaknya meminta kendaraan berat tidak melintas ruas jalan tersebut karena getarannya bisa menyebabkan retakan tanah menjadi longsor. 

Untuk kendaraan besar seperti bus dan truk diarahkan melalu jalur arteri Lembang

"Kendaraan besar sudah kita ingatkan tidak melintas di Jalan Kolonel Masturi ini. Jadi di pintu masuk dari arah Lembang dan Sersan Bajuri sudah kita lakukan pembatasan," jelasnya.

Niko menjelaskan, kendaraan dari arah Cimahi menuju Lembang via Jalan Kolonel Masturi akan diarahkan ke Jalan Sersan Bajuri menuju arah Terminal Ledeng, Kota Bandung via Jalan Raya Lembang-Setiabudi. 

"Sedangkan dari arah Lembang, kendaraan diarahkan melalui Jalan Raya Lembang menuju Jalan Sersan Bajuri," jelasnya.***


Editor : JakaPermana