Pemkot Bandung Tertarik Boyong Ekskavator PT Pindad

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan penggunaan ekskavator PT Pindad, untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. 

Pemkot Bandung Tertarik Boyong Ekskavator PT Pindad
Ilustrasi/Net

INILAH, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan penggunaan ekskavator PT Pindad, untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. 

Ekskavator tersebut, adalah Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal sungai. 

Sehingga, alat buatan PT Pindad itu cocok digunakan di perairan dangkal seperti di sungai, daerah rawa, dan operasi-operasi lainnya yang tidak dapat dilakukan ekskavator normal.

"Saya minta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan jajaran untuk mengkaji dulu. Seperti apa kebutuhan kita dalam hal alat pengeruk ini. Kalau memang hasilnya baik, layak dan juga secara kualitas dan harga bisa bersaing, kenapa tidak. Karena ini merupakan bagian produk Bandung," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Menurut dia, apabila melihat sistem kerja alat berat tersebut. Akan baik untuk digunakan di perkotaan seperti Kota Bandung. Ekskavator mampu bekerja di sungai-sungai dengan ukuran sedang. 

"Kalau dilihat dari sistem kerjanya dan perspektif konstruksinya, alat ini di Kota Bandung bagus. Pertama kolam retensi harus dipelihara dengan pengerukan dan juga banyak sungai. Lebar tiga meter itu masuk. Jadi sungai yang lebarnya lebih dari tiga meter ini pun bisa digunakan," ucapnya.

Kepala DPU Kota Bandung Didi Ruswandi mengaku, tertarik dengan alat berat buatan PT Pindad tersebut. Pasalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung butuh alat berat pemeliharaan untuk kolam retensi. 

"Tertarik ya. Intinya kita butuh pemeliharaan kolam rentensi dan sungai, itu butuh alat. Kebetulan PT Pindad punya ampibius ekskavator. Ini efektif dan pak wali lihat langsung. Saat ini kita memiliki delapan ekskavator. Tetapi kita belum punya alat berat yang seperti ini," kata Didi. 

General Manager Alat Berat PT Pindad Cucun Kalsum menyampaikan, ekskavator ini memang cocok untuk di sungai, danau, maupun rawa. Produksi PT Pindad sangat istimewa, karena berbeda dengan ekskavator yang standar. Kelebihannya bisa mengambang, jadi pada saat masuk, ini bisa mengapung," kata Cucun. 

Terkait harga, dia menyebut jauh dari ekskavator biasanya. Excava 80 Amphibious ini bisa tiga kali lipat. Karena ekskavator buatan PT Pindad akan mampu menyelesaikan pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan alat berat biasa. 

Excava 80 Amphibious merupakan varian terbaru ekskavator delapan ton yang dilengkapi dengan mesin diesel empat silinder. Ekskavator ini memiliki ukuran dimensi yang lebih kecil, gesit dan dapat masuk ke daerah yang lebih sempit. (Yogo Triastopo) 
 


Editor : Bsafaat