Pemkot Bogor Siapkan Layanan Kesehatan Atlet
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Kota Bogor tak ingin sekadar menjadi tempat bertanding bagi para atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Kota Hujan itu juga ingin memastikan setiap kontingen merasa aman, nyaman, dan mendapat pelayanan terbaik selama mengikuti pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Persiapan tidak hanya menyangkut kelengkapan venue pertandingan. Kesiapan layanan kesehatan, keamanan, hingga kenyamanan tempat menginap menjadi perhatian Pemerintah Kota Bogor. Bahkan, para atlet dan ofisial juga akan mendapat informasi mengenai destinasi wisata serta kuliner khas Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, penyelenggaraan Porprov menjadi tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan secara matang. Pengalaman dari pelaksanaan ajang olahraga di sejumlah daerah menjadi bahan evaluasi agar berbagai persoalan tidak terulang.
"Saya rasa tidak ada entertain khusus ya, tapi kami lebih kepada kesiapan pelaksanaan dan sarana-prasarana, karena hari ini Kota Bogor menjadi tuan rumah,” kata Jenal kepada wartawan, Kamis (5/11).
“Kami sangat concern sekali belajar dari Porprov di beberapa provinsi lain, memang banyak kejadian, banyak hal-hal yang perlu kita evaluasi. Salah satu contoh, kami bekerja sama dengan 26 rumah sakit," tambahnya.
Salah satu perhatian utama adalah keselamatan atlet selama pertandingan. Pemkot Bogor menyiapkan tiga dokter yang bersiaga setiap hari di masing-masing venue. Dua ambulans juga disediakan untuk setiap lokasi pertandingan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.
Tak hanya itu, dukungan perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan turut disiapkan melalui koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi atlet apabila mengalami cedera saat bertanding.
"Kepada atlet dan kontingen dari luar Bogor, jangan takut tidak terlayani ketika ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Termasuk kita panggil BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Ini bisa meng-cover para atlet yang cedera ketika melakukan pertandingan," terangnya.
Perhatian juga diberikan kepada pelatih dan manajer ofisial. BPJS Kesehatan disebut siap berkolaborasi untuk memberikan layanan bagi mereka selama berada di Kota Bogor.
Jenal menyebut, berbagai persiapan tersebut telah dilakukan sejak setahun sebelumnya. Pemerintah kota bersama Wali Kota, Sekretaris Daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berkolaborasi menyiapkan penyelenggaraan Porprov.
Meski menghadapi sejumlah kendala dan keterbatasan, Pemkot Bogor ingin memastikan para atlet dari berbagai daerah di Jawa Barat tidak kecewa saat datang dan bertanding.
Pengalaman di Kota Bogor juga diharapkan tidak berhenti di arena olahraga. Para atlet dan ofisial yang menginap di hotel-hotel setempat akan mendapat informasi mengenai destinasi wisata terdekat.
Pemkot menitipkan materi promosi berupa brosur atau selebaran di hotel agar tamu mengetahui lokasi wisata yang bisa dikunjungi di sela agenda pertandingan. Informasi tersebut juga mencakup tempat-tempat kuliner yang menjadi bagian dari kekhasan Kota Bogor. (rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran

