Akhir Cerita Seorang Legenda

KEPUTUSAN untuk mengucapkan selamat tinggal tidak pernah mudah, terlebih ketika harus meninggalkan perjalanan yang telah menjadi bagian besar dari hidup.

Akhir Cerita Seorang Legenda
Net

Oleh: Bsafaat

Perasaan itulah yang kini dirasakan Cristiano Ronaldo saat mengumumkan rencana mengakhiri kariernya bersama tim nasional Portugal.

Megabintang berusia 41 tahun tersebut memastikan akan pensiun dari timnas setelah jeda internasional November 2026.

Keputusan itu bukan sekadar tentang berakhirnya perjalanan seorang pesepakbola, melainkan juga tentang perpisahan dengan jutaan pendukung yang telah menemaninya selama lebih dari dua dekade.

Melalui unggahan di media sosial pada Kamis (5/11), Ronaldo menyampaikan pesan emosional sekaligus rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya selama 23 tahun membela Portugal.

“Ini bukan keputusan yang mudah, karena ada keputusan yang tidak hanya dibuat dengan pikiran. Keputusan itu juga dibuat dengan hati,” kata Ronaldo, seperti dilansir Reuters.

Di balik ratusan pertandingan dan gol yang telah dicetaknya, Ronaldo menyadari bahwa sepak bola bukan hanya tentang angka, rekor, atau trofi.

Ada kebahagiaan yang tercipta setiap kali aksinya mampu membuat orang lain tersenyum, merasa bangga, bahkan sejenak melupakan persoalan hidup.

Kenangan itulah yang tampaknya paling membekas baginya.

“Jika saya pernah membuat kalian bahagia, jika salah satu gol saya pernah membuat kalian memeluk seseorang, melupakan kekhawatiran, atau merasa bangga terhadap negara kita, maka semua itu sepadan,” ujarnya.

Pesan tersebut menggambarkan bagaimana Ronaldo memandang perjalanan panjangnya bersama Portugal. Baginya, setiap gol bukan sekadar catatan statistik, tetapi juga bisa menjadi bagian dari kenangan indah masyarakat yang selama ini memberikan dukungan.

Ia pun tidak melupakan orang-orang yang telah berjalan bersamanya. Keluarga, masyarakat Portugal, rekan setim, pelatih, hingga staf tim nasional mendapat ucapan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama ini.

“Portugal akan selalu menjadi bagian dari diri saya,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah.

Kalimat sederhana itu seolah menjadi penegasan bahwa meski kelak tak lagi mengenakan seragam tim nasional, ikatan emosionalnya dengan Portugal tidak akan pernah benar-benar berakhir.

Selama 23 tahun membela negaranya sejak 2003, Ronaldo telah mencatatkan 234 penampilan dan 146 gol. Dua catatan tersebut menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Portugal.

Perjalanannya juga dihiasi berbagai pencapaian bersejarah. Ia menjadi kapten ketika Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, kemudian turut mengantarkan negaranya meraih gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.

Kini, setelah melewati begitu banyak pertandingan, kemenangan, dan momen emosional, Ronaldo bersiap menutup satu babak penting dalam hidupnya.

Namun, bagi para pendukung Portugal, warisan Ronaldo mungkin tidak hanya tersimpan dalam angka 146 gol atau 234 penampilan. Lebih dari itu, ada kenangan tentang seorang pemain yang selama bertahun-tahun membuat mereka bersorak, bangga, dan merasa memiliki kebersamaan melalui sepak bola.

Sebab, pada akhirnya, seorang legenda tidak hanya dikenang karena apa yang berhasil diraihnya, tetapi juga karena perasaan yang ditinggalkannya di hati banyak orang. (bsf)


Editor : Inilahkoran