Pemprov Jabar Dorong Penyempurnaan Asrama Haji di Indramayu, Siap Gelontorkan Dana Hibah
Pemprov Jabar mendorong Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jabar, untuk segera menyempurnakan penyelesaian pembangunan Asrama Haji di Indramayu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar mendorong Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jabar, untuk segera menyempurnakan penyelesaian pembangunan Asrama Haji di Indramayu.
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, Pemprov Jabar sendiri siap menggelontorkan bantuan dana hibah bila diperlukan, dalam mengakselerasi pembangunan Asrama Haji di Indramayu.
"Yang paling penting itu penyelesaian Asrama Haji di Indramayu. Itu supaya lebih baik lagi dan termanfaatkan semuanya. Bantuan dana hibah itu tergantung permintaan dari Kementerian. Kami ingin semua dirapikan, termasuk jalan. Supaya nyaman, jamaah juga nyaman dan nanti pada saatnya tidak hanya jamaah haji tapi untuk kegiatan lainnya," ujar Bey Machmudin usai memimpin Upacara Hari Amal Bhaktike 79 di Kantor Kanwil Kemenag Jabar, Kota Bandung, Jumat 3 Januari 2025.
Sebab, kata dia, dengan siapnya Asrama Haji di Indramayu tentu akan berdampak positif pula bagi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Mengingat kata dia, bila seluruh kuota jamaah haji Jawa Barat setiap tahunnya diplot di Asrama Haji di Indramayu, maka seluruhnya baik keberangkatan maupun kepulangan akan melalui BIJB Kertajati.
"Bayangkan kalau 60 ribu total jamaah berangkat dari Kertajati, sangat baik untuk Kertajati dan juga bahwa kita punya bandara yang baik dan besar," ucapnya.
Belum lagi lanjut Bey Machmudin, dengan keberangkatan jamaah umrah yang turut diharapkan seluruhnya dari Jawa Barat melalui BIJB Kertajati.
"Pak Kanwil (Kemenag, Ajam Mustajam) menyampaikan. Salah satu yang penting di Kertajati itu untuk haji. Setelah itu, insyaallah Januari ada umrah dari Kertajati," terangnya.
Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam menuturkan, pihaknya memang sangat berharap bantuan alokasi anggaran dari Pemprov untuk menyempurnakan Asrama Haji di Indramayu.
Antaranya digunakan untuk pembuatan jalan, masjid dan penerangan. Anggaran yang dibutuhkan kata dia, sekitar Rp18 miliar.
Kendati demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov Jabar, mengikuti kemampuan APBD untuk merampungkan Asrama Haji Indramayu.
"Kami itu mengajukan hibah ke Pemda, untuk kegiatan yang tidak teralokasikan oleh SPSN. Pengajuan lumayan besar, tapi kan Pemprov juga akan menyesuaikan dengan anggaran," ucapnya.
Dia berharap, dengan adanya sokongan anggaran dari Pemprov Jabar dapat membuat para jamaah haji nyaman selama tinggal transit di Asrama Haji di Indramayu.
"Kenyamanan keberangkatan haji tidak hanya untuk jamaah, tapi juga untuk pengunjung. Oleh karena itu, Asrama Haji itu konsepnya itu ramah lingkungan, ramah pengunjung dan ramah jamaah," kata dia.
Sejauh ini kata Ajam, dari alokasi anggaran yang dikucurkan Kemenag, telah selesai tiga tower dengan daya tampung 410 jamaah di masing-masing tower. Atau total 1.230 jamaah haji. Selain itu, perkantoran, gudang dan dapur juga telah selesai.
"In Syaa Allah tahun sekarang, kecuali Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) akan diberangkatkan melalui Asrama Haji Indramayu dan berangkat dari Bandara Kertajati," ujarnya.
Disinggung mengenai kuota haji yang akan berangkat dari Asrama Haji Indramayu, Ajam mengaku akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat melalui Kemenag.
Dia berharap, ke depan seluruh jamaah haji asal Jabar dapat sepenuhnya berangkat dari Asrama Haji di Indramayu dan BIJB Kertajati.
"Tahun kemarin 38 ribu sekian. 63 kloter dari Kertajati. Sementara SOTK BPH ke Kanwil belum ada. Kami akan mengikuti seluruh aturan dari pusat. Mudah-mudahan 2026 badan bisa berfungsi maksimal sesuai harapan," ucapnya.
Sedangkan mengenai kesiapan keberangkatan haji 2025, Ajam mengaku saat ini pihaknya tengah mengebut penyelesaian dokumen administrasi.
"Kami mulai melakukan penyelesaian dokumen, karena waktu relatif singkat. In Syaa Allah April itu sudah persiapan akhir. Tanggal 2 Mei sudah mulai pemberangkatan pertama," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

