Pemprov Jabar Optimalkan Sektor Pariwisata

Pemprov Jabar bakal mengoptimalkan sektor pariwisata. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, kunjungan wisatawan sepanjang 2024 hanya naik 3 persen dari periode sebelumnya.

Pemprov Jabar Optimalkan Sektor Pariwisata
Dedi mencontohkan, di area Garut biasanya banyak tempat-tempat indah, tapi menuju Garut melelahkan karena infrastruktur jalan kurang baik. Demikian pula bila ke Sukabumi, yang juga banyak obyek wisata menarik, tapi infrastruktur kurang mendukung. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar bakal mengoptimalkan sektor pariwisata. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, kunjungan wisatawan sepanjang 2024 hanya naik 3 persen dari periode sebelumnya.

Hal itu, kata Dedi, harus menjadi bahan evaluasi untuk dibenahi, seiring kurang optimalnya serapan di sektor parwisata.

"Yang pertama infrastruktur harus diperbaiki, kedua sampah terus kemudian, yang ketiga tata kelola perwisatanya, yang keempat masih ada pungli-pungli, itu kan harus segera dibenahi biar orang betah di sini. Kemudian yang kelima kemacetan ini yang harus menjadi fokus-fokus ke depan sehingga orang merasa nyaman terasa indah ketika masuk ke wilayah Jawa Barat," kata Dedi, Senin 24 Maret 2025.

Dedi mencontohkan, di area Garut biasanya banyak tempat-tempat indah, tapi menuju Garut melelahkan karena infrastruktur jalan kurang baik. Demikian pula bila ke Sukabumi, yang juga banyak obyek wisata menarik, tapi infrastruktur kurang mendukung.

"Nah bagaimana ke depan orang tidak merasa capek sepanjang perjalanan. Contoh kita mau ke Sukabumi itu dari gerbang keluar tol Sukabumi saja itu melewati pasarnya udah capeknya luar biasa macet, mobil truknya gede-gede," kata dia.

Ke depan, Dedi berjanji akan segera membenahi wisata di Jabar setelah dia usai menangani urusan banjir.

"Yang ini ini kan harus turun langsung, harus memberikan contoh, harus mengedukasi para bupati walikotanya, mensinkronkan dengan seluruh jajaran muspidanya. Yang seperti ini harus dilakukan secara terus-menerus tidak bisa hanya sekedar program-program yang bersifat dadakan," ucapnya.

Senada dengan Dedi, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan mengatakan soal antisipasi pungutan liar di area tempat wisata.

Erwan meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkan hal tersebut kepada petugas di pemerintahan maupun Aparat Penegak Hukum (APH).

Sementara ini Erwan juga sudah berkoordinasi bersama pihak APH baik Polda maupun Pangdam untuk bersam-sama menjaga keamanan di tempat-tempat wisata.

"Kita koordinasi dengan para kepala dinas pariwisata di Jabar dan pihak keamanan dengan Kapolda Pangdam Kapolres Dandim Kapolsek Danramil. Kita juga sudah ada kerjasama dengan KASAD untuk keamanan di destinasi wisata. Insyaallah tidak ada lagi pungli di Jabar, kalau ada laporkan," ucapnya.

Di sisi lain, Erwan mengharapkan kunjungan wisatawan di momen libur lebaran tidak hanya terpusat di kawasan Puncak Bogor, Bandung Raya dan Pangandaran.

Dia ingin agar wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning) jadi destinasi wisata pilihan baru di Jawa Barat.

"Kami juga mengarahkan agar tidak tertumpuk. Selama ini kan wisata kita itu di Puncak, Bandung, sekarang diarahkan ke Ciayumajakuning karena destinasi wisata di sana cukup bagus dan siap menyambut wisatawan," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani