Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Santri Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menanggung seluruh biaya perawatan di RSUD setempat, sedangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menanggung biaya di rumah sakit swasta. 

Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Santri Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo
Pemprov Jatim Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Santri Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo

INILAHKORAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh biaya layanan kesehatan bagi santri korban runtuhnya mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo sepenuhnya ditanggung pemerintah.

Menurut Khofifah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menanggung seluruh biaya perawatan di RSUD setempat, sedangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menanggung biaya di rumah sakit swasta. 

“Keluarga korban tidak perlu khawatir, semua biaya layanan kesehatan sudah ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Khofifah menegaskan, pihaknya tidak ingin keluarga santri terbebani oleh biaya pengobatan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan untuk memastikan seluruh kebutuhan medis para korban terpenuhi. Tiga rumah sakit yang ditunjuk antara lain RSUD Sidoarjo, RS Islam Siti Hajar, dan RS Delta Surya.

Selain memastikan layanan kesehatan, Khofifah juga menyampaikan bahwa proses evakuasi korban di lokasi reruntuhan terus dilakukan. Ia menegaskan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan akan bekerja maksimal meski menghadapi kendala teknis.

“Proses evakuasi tidak akan berhenti. Ekskavator memang belum bisa bergerak karena dikhawatirkan puing-puing justru ambruk dan membahayakan korban yang masih tertimbun,” jelasnya.

Khofifah turut meminta doa dari seluruh masyarakat agar seluruh santri yang masih dalam pencarian bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat.


Editor : Firda Rachmawati