Penataan Angkot di Kota Bogor Berlanjut, Dishub Integrasikan dengan Moda Bus dan Kereta

Program penataan angkot di Kota Bogor dipastikan berlanjut. Saat ini, Pemkot Bogor tengah mempertimbangkan untuk meniru konsep transportasi ala Jaklingko seperti yang diterapkan DKI Jakarta.

Penataan Angkot di Kota Bogor Berlanjut, Dishub Integrasikan dengan Moda Bus dan Kereta
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sudjatmiko Baliarto memaparkan, terkait penataan angkot di Kota Bogor itu dilakukan sesuai arahan pimpinan yang berencana menerapkan sistem angkot modern seperti Jaklingko. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Program penataan angkot di Kota Bogor dipastikan berlanjut. Saat ini, Pemkot Bogor tengah mempertimbangkan untuk meniru konsep transportasi ala Jaklingko seperti yang diterapkan DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Sudjatmiko Baliarto memaparkan, terkait penataan angkot di Kota Bogor itu dilakukan sesuai arahan pimpinan yang berencana menerapkan sistem angkot modern seperti Jaklingko.

"Ya, kan mirip-mirip tapi polanya berbeda. Masalah (penataan angkot di Kota Bogor) ini kan tidak bisa dikatakan JakLingko atau apa. Kalau di Perwali tidak boleh ada nama Jaklingko," ungkap Sujatmiko kepada INILAHKORAN.ID, Senin 26 Januari 2026.

Rencananya, angkot itu akan terintegrasi bisa dengan moda bus dan kereta api. Pembayarannya pun memakai QRIS atau cashless. 

"Pimpinan sebenarnya tidak mau pola angkot konvensional terus seperti sekarang. Harus modern gitu, mungkin nanti ada warna baru. Perwali ini kalau saya lihat masih proses legislasi dan macam-macam, di asistensi kemudian ya isinya substansinya masih dibahas bersama-sama sana. Masih masukan terus ini," jelas Sujatmiko. 

Berdasarkan data Dishub Kota Bogor, jumlah angkot tua di Kota Bogor mencapai 1.854 unit sedangkan total eksisisting sebanyak 2.714 unit. 

Dari data tersebut ada tiga trayek yang memiliki jumlah angkot tua paling banyak. Urutan pertama diduduki trayek 02 AK dengan total angkot di atas 20 tahun mencapai 196 kendaraan dengan jumlah eksisting 309 unit.

Urutan kedua yakni trayek 17 AP dengan 188 angkot tua dan total eksistin mencapai 216 unit. Posisi selanjutnya yakni trayek 03 AK dengan total angkot tua 140 unit dan jumlah eksisting sebanyak 248 unit.


Editor : Doni Ramdhani