Pendapatan Memble, Mendagri Tito Karnavian Sentil Enam Daerah di Jabar, Ini Daftarnya
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti realisasi pendapatan APBD enam kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti realisasi pendapatan APBD enam kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Jawa Barat Leaders Talk: Kolaborasi Sinergi Pembangunan Daerah, Tito mengatakan masih ada kota/kabupaten di Jabar yang realisasi pendapatannya masih di bawah rerata nasional.
Keenam kabupaten/kota itu adalah Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu.
Keenam kota/kabupaten tersebut, realisasi pendapatannya jauh di bawah rerata nasional, sebesar 38,15 persen.
“Saya mendorong, supaya pendapatan lebih ditingkatkan lagi. Diantaranya dengan menghidupkan sektor swasta. Jadi dibuat, baik untuk pengusaha. Bukan hanya besar, sedang, kemudian menengah, kecil termasuk ultra mikro,” ujar Tito usai Rakor bertajuk Akselerasi dan Sinergi Kinerja Pembangunan Pemerintahan Kabupaten/Kota menuju Indonesia dan Jawa Barat yang Maju dan Berkelanjutan bersama bupati dan walikota se-Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 19 Juli 2024.
Terlepas dari itu, Tito merasa bersyukur karena secara rerata keseluruhan, Jawa Barat di atas rerata nasional yakni sebesar 44,84 persen.
Adapun realisasi pendapatan APBD tertinggi pada 2024 dicatatkan Kabupaten Ciamis 53,3 persen, Kabupaten Subang 53,17 persen dan Kota Cimahi 52,42 persen.
Sedangkan realisasi pendapatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga semester 1 2024, mencapai 48,88 persen.
“Realisasi pendapatan Jawa Barat relatif cukup bagus semua. Di atas nasional," ucapnya.
Editor : Zulfirman

