Penghuni Lelap Tertidur, Rumah Semi Permanen di Gunungmasigit Cipatat Ludes Dilalap si Jago Merah
Nasib nahas menimpa keluarga pasangan Mamat Basuki (54) dan Korilah (43) warga Kampung Cintalaksana RT 03/3, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hunian berupa rumah semi permanen menjadi korban si jago merah pada Kamis 4 Mei 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Nasib nahas menimpa keluarga pasangan Mamat Basuki (54) dan Korilah (43) warga Kampung Cintalaksana RT 03/3, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hunian berupa rumah semi permanen menjadi korban si jago merah pada Kamis 4 Mei 2023.
Kepala Desa Gunungmasigit Tarkopa mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut menimpa rumah semi permanen milik warganya sekira pukul 03.00 WIB dini hari.
"Saat peristiwa kebakaran terjadi, seluruh penghuni rumah tengah terlelap tidur. Tapi, saat api mulai membesar, penghuni rumah semi permanen berhasil menyelamatkan diri," kata Tarkopa kepada wartawan, Kamis 4 Mei 2023.
Ia menuturkan, saat proses evakuasi menyelematkan diri dari kebakaran, satu anggota keluarga atas nama Korilah kena kilatan api di bagian kaki dan punggung.
"Satu orang terluka atas nama Ibu Korilah. Tapi, untuk kondisinya sudah membaik karena sudah kita bawa ke Puskesmas," tuturnya.
Ia menyebut, api kali pertama kali dilihat di bangunan rumah yang ditandai kepulan asap. Saat itu, pemilik yang tengah terlelap tertidur buru-buru keluar menyelematkan diri.
"Mereka kemudian berusaha menangani api dengan menyiram air serta menghubungi petugas pemadam kebakaran," sebutnya.
Meski sempat berusaha dipadamkan, lanjut dia, api cepat membesar karena bangunan rumah tersebut mayoritas kayu.
"Selain bangunan rumah kebakaran merusak satu unit motor dan barang berharga lainnya," ucapnya.
Ia menyebut, kebakaran tersebut diduga dipicu akibat korsleting listrik di sambungan kabel bagian ruang tengah.
Menurutnya, api membesar cepat membesar lantaran pemilik tak menyadari sejak dini serta material rumah semi permanen yang mayoritas kayu itu mudah terbakar.
"Diduga dari arus sambungan listrik karena diketahui api sudah membesar di bagian tengah rumah dan tidak dapat di padamkan karena rumah terbuat dari kayu. Akibatnya, satu unit bangunan rumah panggung habis dilalap api," tukasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

