Penjaga Ketiduran, 1 Ton Beras di Sebuah Toko di Cimareme Diangkut Maling
Sebuah video yang memperlihatkan aksi pencurian beras di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Raya Batujajar RT03/07 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah video yang memperlihatkan aksi pencurian beras di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Raya Batujajar RT03/07 Desa cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial.
Aksi pencurian beras yang terekam kamera CCTV itu diketahui terjadi pada 30 April 2024 dan memperlihatkan lima orang pelaku dengan santainya mengambil puluhan karung beras dengan menggunakan mobil pickup dalam kurun waktu sekitar 25 menit.
"Kalau dilihat dari rekaman CCTV, kejadiannya sekitar pukul 01.55 WIB, tapi baru ketahuan pas pagi sekitar pukul 06.30 WIB di kios beras yang saya sewakan ke korban," kata Adang Muhidin (51) pemilik kios atau kontrakan saat dikonfirmasi.
Adang menuturkan, dari rekaman CCTV para pelaku datang ke kontrakan miliknya dengan mengendarai mobil pick up jenis Daihatsu Grandmax berwarna putih.
"Mobil tersebut kemudian diparkir tepat di samping toko tersebut," tuturnya.
Tak berselang lama, sambung Adang, dua orang pelaku turun dari mobil dan menjebol pintu kios bagian belakang. Sedangkan tiga orang pelaku masih berada di mobil.
Setelah pintu berhasil dijebol, dua orang pelaku lagi turun dari mobil untuk membantu mengangkut beras tersebut.
"Jadi mereka masuknya lewat pintu belakang, dijebol gemboknya. Pelakunya ada 5, yang 1 pelaku itu yang sopir dia stand by di mobil, nah sisanya yang 4 orang itu yang beraksi ambil beras dari toko ke mobil," paparnya.
Adang menyebut, aksi komplotan pencuri berakhir sekitar pukul 02.20 WIB usai menggasak 43 karung beras, dimana setiap karungnya berisi 25 kilogram. Secara keseluruhan total beras yang digasak para pelaku mencapai 1.075 kilogram atau 1 ton lebih.
"Pelaku hanya beraksi sekitar 25 menit untuk mencuri 43 karung beras. Isinya 25 kilogram, kalau kerugian sekitar Rp 15 juta. Mereka pergi ke arah Cimareme," sebutnya.
Biasanya, kata Adang, di sekitar tempatnya itu ada dua orang yang berjaga, termasuk yang memantau CCTV lewat monitor. Namun saat kejadian, penjaganya tertidur lantaran kelelahan usah nonton bareng semifinal Piala Asia U-23 yang mempertemukan Timnas Indonesia Vs Uzbekistan.
"Biasanya setiap malam ada yang jaga. Tapi pas kejadian tertidur, 1 orang lagi gak masuk," ucapnya.
Pihak korban, ungkap Adang, sudah melaporkan peristiwa pencurian puluhan karung beras itu ke polisi. Bahkan, plat nomor polisi kendaraan pickup jenis Daihatsu Grandmax itu sudah dilakukan pengecekan namun ternyata palsu.
"Plat nomornya itu sudah dicek, tapi palsu. Kalau yang di video kan pickup warna putih, ternyata pas dicek plat nomornya itu mobil Suzuki warna hitam. Korban udah lapor polisi," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Padalarang Kompol Darwan membenarkan aksi pencurian puluhan karung beras yang terjadi wilayah hukum Polsek Padalarang itu.
Darwan mengakui pihaknya sudah menerima laporan dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan.
"Ya, laporannya masuk ke polsek, kita sedang lakukan penyelidikan," ujarnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

