Warga Cimareme Digegerkan Penemuan Jasad di Selokan, Polisi: Korban Diduga Sedang Sakit dan Terperosok saat Membeli Obat

Warga Kampung Cempaka RT 01/03 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan penemuan jasad di selokan berupa sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki, Minggu 28 April 2024.

Warga Cimareme Digegerkan Penemuan Jasad di Selokan, Polisi: Korban Diduga Sedang Sakit dan Terperosok saat Membeli Obat
Belakangan, identitas jasad di selokan itu bernama Jujun Junawan (45), warga Kampung Babakan RT 02/10 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Warga Kampung Cempaka RT 01/03 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan penemuan jasad di selokan berupa sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki, Minggu 28 April 2024.

Belakangan, identitas jasad di selokan itu bernama Jujun Junawan (45), warga Kampung Babakan RT 02/10 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat.

Kapolsek Padalarang,Kompol Darwan mengatakan, pada hari Minggu 28 April 2024, perwira pengawas beserta piket Reskrim, Samapta dan Babinkamtibmas telah mendatangi TKP penemuan jasad di selokan di Kampung Cempaka RT 01/04 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah yang berada tepat di depan Samsat Cimareme.

"Untuk waktu penemuan sekitar pukul 06.00 WIB. Dari keterangan saksi yang tak lain istri korban Yulia (35) mengaku pada Sabtu 27 April 2024 sekitar pukul 23.30 WIB  korban sedang sakit masuk angin. Kemudian, oleh saksi dikerok setelah dikerok saksi keluar rumah untuk membeli obat," kata Darwan.

Kendati begitu, lanjut Darwan, setelah keluar korban tidak kembali ke rumah hingga  besok pagi harinya dan mendapatkan informasi bahwa korban ditemukan meninggal dunia di selokan pinggir jalan depan Samsat Cimareme.

"Setelah dicek ternyata benar korban ditemukan sudah meninggal dunia di selokan depan Samsat Cimareme," sambungnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi lain yakni Handri Yuke (58) bersama temannya Iwan Kurniawan (52) warga Kampung Babakan Rohmat RT 03/02 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah ini tengah mangkal menunggu penumpang.

Namun, kedua lelaki pria paruh baya ini mengaku tak sengaja melihat ke arah selokan dan melihat ada orang tertidur.

"Handri kemudian mengajak Iwan untuk memastikan hal tersebut. Namun, usai dcek ternyata benar ada seorang laki laki yang sudah tidak bernyawa berada terbaring di dalam saluran air got," ungkap Darwan.

"Untuk jarak pangkalan ojek saksi dengan got saluran air tersebut kurang lebih 10 meter," tambahnya.

Darwan menyebut, dari hasil olah TKP dan penyelidikan korban diduga sedang sakit dan terperosok ke parit atau selokan saat membeli obat yang berada tepat di seberang Samsat Cimareme.

"Namun, keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi terhadap korban," tandasnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani