Perbaikan Jalan Rentan Kecelakaan, Farhan Tetap Fokus pada Keselamatan Warga 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam pekerjaan infrastruktur jalan.

Perbaikan Jalan Rentan Kecelakaan, Farhan Tetap Fokus pada Keselamatan Warga 
Keselamatan warga Kota Bandung jadi fokus utama dalam pengerjaan perbaikan jalan lantaran rawan kecelakaan./Humas Pemkot Bandung

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam pekerjaan infrastruktur jalan.

Pemerintah kota tidak hanya fokus pada perbaikan 17 ruas jalan, tetapi juga pada pengamanan infrastruktur pasif telekomunikasi (IPT) yang kerap menimbulkan risiko kecelakaan.

“Tanpa koordinasi yang baik, ternyata menimbulkan kecelakaan pada banyak pihak. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung akan membuat marka-marka pengamanan di titik-titik yang rawan terhadap kecelakaan akibat bekas galian dan lain-lain,” kata Farhan, Rabu 1 April 2026.

Dia mengakui, langkah tersebut akan berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas di beberapa titik. Pihaknya memohon maaf kepada warga Kota Bandung. Sebab di beberapa titik akan terasa lebih padat, dan lebih macet karena lubang-lubang atau bekas-bekas galian yang berisiko tersebut akan dipasangi marka jalan.

“Jumlah titik yang perlu perbaikan banyak ya, ratusan. Jadi saya tidak mau sampai terjadi kejadian kecelakaan-kecelakaan lagi. Ini sama sekali tidak bisa kita anggap remeh. Karena kalau sampai terjadi lagi, bisa menimbulkan pelanggaran pidana,” ucapnya.

Terkait kelanjutan pekerjaan, Farhan menjelaskan apabila proses tetap berjalan. Namun sambil menunggu, galian yang ada akan ditutup sementara.

“Pekerjaan akan berlanjut. Tapi sambil menunggu pekerjaan berlanjut, yang akan digali itu kita tutup-tutupin dulu. Sekarang kondisinya tidak rapi. Tiba-tiba hanya ada dipasang sepanduk. Nah itu tidak mengamankan. Jadi nanti akan dibuat standar pengamanan yang sangat baik,” ujar dia.

Pihaknya menyebut Diskominfo sebagai penanggung jawab utama, didampingi PT BII dan dibantu Dishub serta kewilayahan mulai dari kelurahan hingga kecamatan. “Hari ini harus sudah jadi untuk marka pengamannya. Untuk pengamanan harus sudah selesai. Kalau target selesai, harusnya semua bulan Juni selesai,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana