Perbaikan Jalan Sudah 100 Persen, Farhan Segera Lakukan Pengecekan
Wali Kota Bandung M Farhan akan segera mengecek jalan menuju Bandara Husein Sastranegara yang dilaporkan sudah 100 persen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan akan mengecek langsung kondisi jalan menuju Bandara Husein Sastranegara pada malam hari untuk memastikan akses bagi penumpang tetap nyaman.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, perbaikan jalan menuju bandara telah rampung 100 persen. Namun, pihaknya belum memastikan kondisi sebenarnya karena belum melakukan pengecekan langsung.
"Kalau menurut laporan, sudah 100 persen perbaikan jalannya. Saya belum ngecek langsung. Saya akan ngecek langsung dan enaknya malam hari," kata Farhan, Selasa (7/7/2026).
Menurut dia, pengecekan malam hari diperlukan melihat kesiapan akses apabila ada penumpang yang tiba melalui penerbangan malam. Pihaknya ingin memastikan kondisi jalan, dan lingkungan sekitar bandara tidak menimbulkan keluhan dari pengguna jasa.
"Saya ingin mengetahui juga kalau malam itu seperti apa. Jangan sampai kalau ada yang sampai mendaratnya malam, pas keluar kok seperti ini. Nah itu saya mau pastikan," ucapnya.
Farhan menilai, akses menuju bandara menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain infrastruktur jalan, persoalan parkir dan transportasi umum diserahkan kepada pengelola Bandara Husein Sastranegara.
Menurutnya, pengelola bandara yang menentukan operator transportasi yang dapat beroperasi di kawasan tersebut.
"Kalau parkir sama transportasi umum saya serahkan kepada pengelola bandara sebetulnya. Yang jadi masalahnya operatornya siapa? Taksi yang boleh beroperasi di sana siapa?" ujar dia.
Dia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hanya memastikan aspek perizinan berjalan sesuai aturan. Operator yang beroperasi, harus memiliki izin yang jelas sebelum memberikan layanan kepada masyarakat.
"Yang paling penting, buat saya izinnya aman enggak. Kalau izinnya aman, ya silakan berjalan. Kalau izinnya enggak aman, baru diamankan lah izinnya," ucapnya.
Terkait pengelolaan transportasi di bandara, Farhan menyebut primer koperasi angkatan udara (Primkopau) sebelumnya menjadi salah satu pengelola. Namun kini disebut sudah tidak lagi beroperasi. Dengan kondisi tersebut, perusahaan swasta berpeluang masuk mengisi layanan tersebut.
"Selama ini kan kemarin-kemarin Primkopau, katanya Primkopau udah enggak beroperasional lagi. Nah, maka akan masuklah perusahaan swasta. Nah perusahaan swastanya siapa, kesepakatannya kayak apa, silahkan," ujar dia.
Dia menambahkan, Pemkot Bandung akan mengikuti ketentuan terkait kontribusi daerah dari aktivitas tersebut. Pemerintah kota akan menerapkan pajak dan retribusi sesuai aturan yang berlaku.
Editor : Ahmad Sayuti

