Perburuan Berakhir di Lima TKP
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Cesar Yudistira
INILAH, Bandung - Dalam beberapa waktu terakhir, aksi pencurian kendaraan bermotor sempat menghantui sejumlah sudut Kota Bandung.
Para pelaku beraksi dengan cara yang berbeda-beda, berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain untuk mencari sasaran yang lengah. Namun, rangkaian aksi itu akhirnya terhenti setelah polisi membekuk tujuh orang yang diduga terlibat.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, ketujuh pelaku ditangkap setelah polisi mengungkap lima kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Bandung.
“Ada lima kejadian, empat kejadian pencurian kendaraan bermotor roda dua dan satu kejadian pencurian kendaraan bermotor roda empat yang terjadi di Kota Bandung,” katanya, Selasa (4/8).
Lima lokasi itu tersebar di berbagai kawasan. Dua perkara terjadi di Kecamatan Lengkong, masing-masing pencurian sepeda motor dan mobil. Sementara tiga kasus lainnya berada di wilayah hukum Polsek Buahbatu, Polsek Bandung Wetan, dan Polsek Andir.
“Alhamdulillah, dari lima TKP tersebut sudah kami ungkap semua,” ujarnya.
Penyelidikan mengungkap bahwa para pelaku tidak menggunakan satu pola yang sama. Untuk sepeda motor, sasaran utama adalah kendaraan yang diparkir di tempat sepi tanpa pengawasan. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membobol kendaraan dan membawanya kabur dalam waktu singkat.
Berbeda dengan pencurian mobil. Pelaku lebih dulu berkeliling menggunakan angkutan kota, mengamati situasi, lalu memilih kendaraan yang dianggap mudah diambil tanpa menimbulkan kecurigaan.
“Untuk modusnya beragam. Ada yang mengincar motor-motor yang berada di lokasi sepi dan tidak ada penjaganya. Untuk kendaraan roda empat, pelaku menggunakan angkot berputar-putar mencari sasaran,” kata Anton.
Setelah situasi dinilai aman, aksi pencurian pun dilakukan. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari kendaraan hasil curian, kendaraan yang digunakan saat beraksi, hingga kunci letter T yang diduga menjadi alat untuk membobol kendaraan.
(gin)
Editor : Inilahkoran


