Perkebunan Nusantara Senang Lahan Hibisc Fantasy Puncak Dikembalikan Menjadi Hutan

PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 menanggapi perihal dibongkarnya objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, pasca dipasang plang pengawasan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Perkebunan Nusantara Senang Lahan Hibisc Fantasy Puncak Dikembalikan Menjadi Hutan
Foto Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor - PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 menanggapi perihal dibongkarnya objek wisata Hibisc Fantasy Puncak, pasca dipasang plang pengawasan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Taufik Siregar, Pelaksana Harian Agro Wisata Gunung Mas,  PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 mengatakan bahwa pihaknya senang apabila lahan objek wisata Hibisc Fantasy Puncak kembali menjadi lahan hijau, baik itu kebun teh maupun hutan.

"Kalau kami senang, kalau lahan objek wisata Hibisc Fantasy Puncak kembali menjadi lahan hijau. Bagaimanapun juga, objek wisata tersebut kan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jawa Barat," kata Taufik Siregar kepada wartawan, Minggu, 9 Maret 2025.

Taufik Siregar menuturkan, jajarannya tidak bisa menolak permohonan Kerja Sama Operasi (KSO), terlebih dari sesama pemerintah.

"Kami dilema dan tidak bisa menolak, menolak dan menolak. Apalagi, perijinannya sudah keluar," tutur Taufik Siregar.

Ia pun menyayangkan, ijin yang sudah keluar malah 'dirusak' karena PT. Jaswita Lestari Jaya menambah luas lahan kebun teh maupun hutan yang diakuisisi.

"Yang ijinnya keluar itu yang tutupannya 4 hektare sementara realitasnya lebih hingga tidak memenuhi syarat Koofisien Dasar Bangunan (KDB),  lalu ditambahbada revisi site plan dan penambahan luas lahan hingga totalnya 21 hektare. Jadi mereka belum mengantongi ijin yang sesuai site plan barunya hingga yang bangunan yang belum memiliki ijin tidak boleh beroperasi dahulu," ungkap Togar sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Hibisc Fantasy Puncak bersama bangunan pabrik teh PT. Sumber Sari Bumi Pakuan, Eiger Adventure dan juga PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 dipasang plang pengawasan oleh KLH.

Pemasangan plang pengawasan tersebut dikomandoi Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan ditemani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Bogor Rudy Susmanto. 

Sejak Kamis siang, hingga hari ini, proses pembongkaran puluhan bangunan Hibisc Fantasy Puncak masih berlangsung, dimana petugas mengerahkan beberapa alat berat.

Oleh Dedi Mulyadi, bangunan Hibisc Fantasy Puncak akan diratakan, lalu bakal ditanam 23.000 ribu pohon diatas lahan yang berada di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor karena dianggap menjadi penyebab bencana alam banjir bandang yang menimpa warga Kampung Pensiunan pekerja PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2


Editor : Ahmad Sayuti