Persib Juara Liga 1: Rekor Bersejarah, Trofi di Kandang, dan Apresiasi Erick Thohir atas Kompetisi yang Makin Profesional

Persib Bandung resmi menyegel gelar juara Liga 1 2024/2025 setelah hasil imbang 3-3 antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Kediri, memastikan bahwa tak ada tim lain yang bisa menyusul perolehan poin mereka.

Persib Juara Liga 1: Rekor Bersejarah, Trofi di Kandang, dan Apresiasi Erick Thohir atas Kompetisi yang Makin Profesional
Persib Juara Liga 1: Rekor Bersejarah, Trofi di Kandang, dan Apresiasi Erick Thohir atas Kompetisi yang Makin Profesional

INILAHKORAN, Bandung – Persib Bandung resmi menyegel gelar juara Liga 1 2024/2025 setelah hasil imbang 3-3 antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Kediri, memastikan bahwa tak ada tim lain yang bisa menyusul perolehan poin mereka.

Keberhasilan ini pun langsung mendapatkan ucapan selamat dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menyebut musim ini sebagai tonggak penting bagi kemajuan sepak bola Indonesia.

"Selamat kepada Persib Bandung yang berhasil menjadi juara Liga 1 2024/2025. Liga 1 musim ini," ujar Erick dikutip dari ANTARA.

Hasil imbang yang didapatkan Persebaya tersebut membuat mereka tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan 54 poin — poin yang sama dengan Dewa United di posisi kedua.

Dengan tiga pertandingan tersisa dan maksimal sembilan poin yang bisa diraih, kedua tim tersebut sudah dipastikan tidak bisa mengejar Persib Bandung yang unggul 10 poin di puncak klasemen.

Gelar musim ini terasa sangat spesial bagi Persib, yang dijuluki "Pangeran Biru", karena mereka mencatatkan sejumlah rekor baru dalam sejarah klub.

Ini adalah kali pertama mereka menjadi juara dua musim berturut-turut di era Liga 1, dan juga kali pertama mereka menjuarai kompetisi dalam format penuh — tanpa sistem seri atau playoff.

Yang tak kalah bersejarah, Trofi juara kali ini akan secara resmi diberikan kepada Persib di kandang mereka sendiri, saat menjamu Persis Solo pada laga terakhir musim ini yang digelar 25 Mei 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Dengan gelar ini, Persib juga menyamai rekor Persipura Jayapura sebagai klub tersukses di era Liga Indonesia dengan empat gelar juara. Bila ditambahkan dengan lima gelar dari era Perserikatan, maka total Persib kini telah mengoleksi sembilan gelar nasional.

Dalam unggahan yang sama, Erick Thohir juga menyampaikan kebanggaannya terhadap peningkatan kualitas Liga 1 musim ini.

Salah satu pencapaian besar menurutnya adalah penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang telah diterapkan penuh sejak pekan pertama kompetisi.

Selain itu, ia juga menyoroti regulasi penggunaan delapan pemain asing oleh setiap klub sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan mendorong klub-klub Indonesia bersaing lebih baik di level Asia.

Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada pemain asing. PSSI juga mewajibkan setiap tim untuk menurunkan minimal satu pemain muda berusia di bawah 22 tahun (U-22) dengan waktu bermain setidaknya 45 menit di setiap pertandingan.

Regulasi ini menurut Erick adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membina generasi pesepakbola muda Indonesia.

“Dalam kebijakan musim ini, kami juga tetap berkomitmen untuk membina pemain muda bisa mendapat menit bermain di liga,” tulis Erick.

“Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas liga agar bisa menjadi yang terbaik di Asia Tenggara dan masuk peringkat ke-12 di Asia,” tambahnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan