Pilkades Elektronik Segera Rilis, Dimulai dari Indramayu
Pemilihan Kepala Desa Pilkades secara elektronik bakal segera dirilis. Saat ini, Pemprov Jabar tengah menyiapkannya dan akan dimulai di Kabupaten Indramayu yang menjadi percontohan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemilihan Kepala Desa Pilkades secara elektronik bakal segera dirilis. Saat ini, Pemprov Jabar tengah menyiapkannya dan akan dimulai di Kabupaten Indramayu yang menjadi percontohan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Jabar Ade Afriandi menuturkan, saat ini langkah yang sedang dilakukan terkait Pilkades secara elektronik adalah membangun komitmen dengan pemerintah desa, kecamatan, kabupaten dan kota terkait literasi digital.
Ade mengatakan, literasi digital menjadi penting karena nantinya yang akan melaksanakan dan menjadi panitia pemilihan Pilkades secara elektronik adalah masyarakat di Desa.
"Saat Pak Gubernur mencanangkan Pilkades secara elektronik, langkah awalnya membangun komitmen. Komitmennya mengenai literasi digital tidak hanya desa, dari pemerintah desa ke kabupaten dan provinsi," ujar Ade, Jumat 13 Juni 2025.
Selanjutnya kata dia, adalah sinkronisasi data kependudukan berjenjang, agar mendapatkan data primer untuk menyelenggarakan Pilkades secara elektronik. Sehingga, nantinya masyarakat di desa dapat menyalurkan hak pilihnya ketika Pilkades secara elektronik digelar.
"Kami sedang meminta data secara berjenjang mulai dari kabupaten, kecamatan, dan desa. Kami bekerja sama dengan Disdik untuk mendapatkan data primer itu," ucapnya.
Kelak sambung Ade, Pemprov Jabar tidak perlu lagu membuat aplikasi baru untuk melaksanakan Pilkades secara elektronik dan hanya mengoptimalkan aplikasi administrasi desa, guna melaksanakan Pilkades secara elektronik.
Saat ini, pihaknya sedang menginventarisasi aplikasi administrasi desa, apakah memenuhi asas Pemilu atau tidak.
"Kami tidak membuat sistem, karena kebijakan sudah jelas tidak boleh. Jadi kami akan gunakan sistem yang atau aplikasi yang sudah ada yang memenuhi azas kepemiluan. Kami akan optimalkan dulu aplikasi administrasi desa," terang Ade.
Rencananya, akhir tahun ini Pilkades secara elektronik sudah dapat dilakukan. Daerah pertama yang akan menjadi percontohan adalah Kabupaten Indramayu.
Sebab kata dia, di Indramayu terdapat 139 kepala desa yang akan habis masa jabatannya pada Januari 2026 mendatang.
"139 desa di Kabupaten Indramayu ini akan kami jadikan percontohan untuk Pilkades secara elektronik. Karena jabatan kepala desanya habis Januari 2026. Jadi Pilkades kemungkinan Desember tahun ini. Kemudian, di di 2026, ada 528 desa, di Kota Banjar juga ada beberapa," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

