Polisi Segera Periksa WO Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut
Polisi segera periksa WO pernikahan Anak Dedi Mulyadi dengan Wabup Garut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, BANDUNG – Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden tragis yang terjadi dalam pesta rakyat pernikahan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.
Salah satu langkah yang diambil adalah memeriksa pihak Wedding Organizer (WO) yang menangani acara pernikahan putra Dedi Mulyadi dengan Putri Karlina itu.
“Tahapan kami saat ini adalah penyelidikan awal. Pihak mempelai sudah menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan acara kepada EO,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).
Ia menambahkan, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan insiden tersebut memakan korban jiwa. "Kegiatan ini sudah diambil alih oleh Polda, dan kami terus melakukan asistensi terhadap jalannya acara," kata Hendra.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya untuk diperiksa apabila diperlukan dalam proses penyelidikan. Ia menegaskan bahwa semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.
“Semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau diri saya sendiri, kalau dipanggil, ya harus datang dan memberikan keterangan secara benar. Saya tidak ada masalah,” ujar Dedi di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Sabtu (19/7/2025).
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, keterbukaan dalam penanganan kasus ini penting agar publik mendapatkan informasi yang objektif.
“Saya dengan lapang dada dan tangan terbuka mendukung penuh upaya investigatif yang dilakukan oleh Polda Jabar. Saya harap ini dilakukan secara transparan agar publik memperoleh penjelasan yang jelas dan adil,” tambahnya.
Diketahui, insiden dalam pesta rakyat yang digelar pada Jumat (18/7/2025) itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Korban terdiri atas seorang anak, Vania (8), seorang warga lanjut usia, Dewi Jubaedah (61), serta anggota kepolisian, Cecep Saeful Bahri (39).***
Editor : Bsafaat

