Presiden Prabowo dan Presiden Macron Sepakat Dukung Palestina Merdeka dan Desak Israel Hentikan Serangan di Gaza
Dalam kunjungan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan penting bersama yang menegaskan posisi tegas kedua negara terhadap konflik di Palestina.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Dalam kunjungan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan penting bersama yang menegaskan posisi tegas kedua negara terhadap konflik di Palestina.
Bertempat di Istana Merdeka, kedua pemimpin menyepakati dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina dan mendesak Israel untuk menghentikan operasi militer yang terus berlangsung di Gaza.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa isu Palestina menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan bilateral dan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron.
Ia menyampaikan bahwa Prancis, melalui komitmen yang dinyatakan langsung oleh Presiden Macron, tetap mendukung penyelesaian damai dan mendorong terbentuknya negara Palestina yang merdeka.
"Salah satu hal yang sangat penting dalam pembahasan saya dengan Presiden Macron, apa yang disampaikan Presiden Macron tentang kehendak Prancis untuk mendorong penyelesaian damai masalah Palestina, di mana Prancis juga akan terus mendukung langkah ke arah kemerdekaan Palestina sebagai negara yang merdeka," kata Presiden Prabowo saat menyampaikan pernyataan Bersama, seperti dikutip dari ANTARA.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa Presiden Macron telah menegaskan kembali komitmen Prancis untuk mendesak Israel menghentikan invasi dan operasi militernya yang terus berlangsung di Gaza.
Kedua negara pun memiliki pandangan yang sejalan mengenai pentingnya membuka akses penuh terhadap bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza, yang hingga kini menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan militer Israel.
"Kami juga mendukung rencana Prancis dan Arab Saudi untuk menyelenggarakan KTT, konferensi tingkat tinggi, pada bulan Juni mendatang guna mendorong penyelesaian two state solution (solusi dua negara) dan mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah," tambah Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia, dalam berbagai forum internasional, selalu menyuarakan pentingnya solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan untuk menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.
Kunjungan Presiden Macron ke Indonesia ini juga mencatat sejarah tersendiri. Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Macron dan menyebutnya sebagai Presiden Uni Eropa pertama yang melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada masa pemerintahannya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, kedua pemimpin negara telah melangsungkan pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden RI, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama strategis yang mempererat hubungan bilateral kedua negara.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


