Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Rosan: Kami Berkomitmen Penuh Menjaga Amanah Ini

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Wisma Danantara Indonesia di kawasan Gatot Subroto, Jakarta.

Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Rosan: Kami Berkomitmen Penuh Menjaga Amanah Ini
Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Rosan: Kami Berkomitmen Penuh Menjaga Amanah Ini

INILAHKORAN, Bandung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Wisma Danantara Indonesia di kawasan Gatot Subroto, Jakarta.

Gedung ini kini menjadi kantor pusat dan simbol utama dari Lembaga Pengelola Investasi Negara (BPI Danantara Indonesia), sebagai bagian dari strategi besar menuju kemajuan ekonomi nasional.

Dalam acara yang berlangsung secara sederhana namun penuh makna, Presiden Prabowo hadir didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta Kepala BPI Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.

Peresmian ini menandai langkah konkret pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi dasar hukum pembentukan lembaga tersebut.

Acara dimulai dengan laporan singkat oleh Rosan Roeslani, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Presiden Prabowo sebagai simbol syukur atas dimulainya operasional resmi lembaga tersebut.

Dalam sambutannya, Rosan menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan langsung Presiden. Ia menekankan pentingnya keberadaan Wisma Danantara sebagai pusat kolaborasi berbagai pihak strategis.

"Yang terjadi adalah tanggung jawab yang sangat besar, yang kami berkomitmen penuh, Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, untuk menjaga amanah ini sebaik-baiknya," ujar Rosan Roeslani dikutip dari ANTARA.

Rosan juga memaparkan bahwa saat ini BPI Danantara mengelola aset senilai lebih dari 1 miliar dolar AS dan membawahi 889 BUMN strategis. Ia optimistis lembaga ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8 persen per tahun, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden.

"Dan dengan adanya keberadaan Danantara ini, Insyaallah kita bisa mengakselerasi pembangunan ekonomi Indonesia, mencanangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen sesuai dengan arahan Bapak Presiden," tambahnya.

Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada 24 Februari 2025, Danantara telah menorehkan sejumlah capaian penting.

Di antaranya, kerja sama investasi dengan berbagai negara seperti Qatar, Rusia, China, dan Australia yang bernilai 7 miliar dolar AS. Bahkan, pada Juli mendatang, lembaga ini diproyeksikan menerima tambahan pendanaan sebesar 10 miliar dolar AS dari institusi perbankan internasional.

Tidak hanya fokus pada investasi, Rosan juga menegaskan komitmen Danantara dalam menjalankan mandat konstitusional, khususnya Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus diperuntukkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, para kepala badan negara, serta manajemen inti Danantara Indonesia, memperlihatkan sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran serius membangun fondasi ekonomi jangka panjang yang kuat dan berkelanjutan.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan