Produk Lokal Menembus Pasar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Akhir pekan nanti, Sabtu (19/9), nanti, denyut usaha kecil Kabupaten Bogor akan berpindah ke dua titik. Dari tangan para pengrajin sepatu di Ciomas hingga lapak-lapak UMKM di Lapangan Sakura, produk lokal akan mendapat ruang untuk bertemu lebih banyak mata dan pasar.
Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah kunjungan kerja Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) sekaligus pelaksanaan program “1001 Pasar Rakyat Bersama RRI” pada Sabtu (19/9).
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Sentra UMKM Sepatu Ciomas dan Lapangan Sakura. Kehadiran pemerintah pusat bersama LPP RRI diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Kunjungan akan diawali Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar ke Sentra UMKM Sepatu Ciomas. Di sana, ia akan melihat langsung proses produksi sekaligus berdialog dengan para pengrajin.
Di balik setiap sepatu yang dibuat, ada keterampilan, ketekunan dan harapan agar produk lokal tidak hanya bertahan di pasar sekitar, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas.
Karena itu, kunjungan tersebut diarahkan untuk menggali potensi pengembangan produk lokal agar semakin berkualitas, berdaya saing, sekaligus mampu mengikuti perubahan kebutuhan pasar.
Dari sentra produksi, rombongan kemudian menuju Lapangan Sakura. Di tempat itu, program 1001 Pasar Rakyat Bersama RRI akan dibuka dengan menghadirkan bazar UMKM, pelayanan kesehatan gratis, workshop digitalisasi UMKM, hingga panggung hiburan rakyat.
Sebanyak 58 tenant UMKM akan memamerkan produk kuliner dan kriya. Sementara itu, 100 pelaku UMKM, ekonomi kreatif dan koperasi mengikuti workshop digitalisasi untuk mengoptimalkan media sosial sebagai ruang promosi sekaligus membuka akses pasar baru.
Bagi pelaku usaha kecil, dunia digital bukan lagi sekadar tempat memajang produk. Ia telah menjadi etalase baru, tempat calon pembeli dari berbagai daerah dapat mengenal, memilih hingga membeli produk tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun menyiapkan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Sejumlah perangkat daerah dilibatkan, mulai dari penyiapan lokasi, pengamanan dan pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, fasilitasi UMKM hingga publikasi.
Lebih dari sekadar menjadi tempat berlangsungnya sebuah acara, Kabupaten Bogor ingin menjadikan momentum tersebut sebagai ruang pertemuan.
Pemerintah bertemu pelaku usaha. Produk lokal bertemu calon pasar. Teknologi bertemu kebutuhan UMKM. Sementara masyarakat mendapat kesempatan mengenal lebih dekat hasil karya daerahnya sendiri. (gin)
Editor : Inilahkoran

