Profil Prihati Pujowaskito, Dirut Baru BPJS Kesehatan Ditunjuk Langsung Prabowo
Ditunjuk langsung oleh Prabowo, simak profil Prihagi Pujowaskito yang kini jadi Dirut BPJS Kesehatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031.
Penunjukan ini langsung menyita perhatian publik karena latar belakang Prihati yang kuat di dunia medis, militer, hingga manajemen rumah sakit.
Bukan figur karbitan, Prihati dikenal sebagai dokter spesialis jantung dengan pengalaman panjang di layanan kesehatan militer dan institusi pendidikan. Jejak kariernya membentang dari ruang klinis hingga kursi pimpinan strategis di rumah sakit rujukan nasional.
Dari Dokter Muda hingga Pimpinan Nasional
Lahir di Solo pada 29 Maret 1967, Prihati mengawali pendidikan kedokteran di Universitas Sebelas Maret dan lulus pada 1991. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Airlangga (2007), memperdalam manajemen rumah sakit di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong (2015), hingga meraih pendidikan hukum di Universitas Borobudur (2022).
Untuk menguatkan kompetensi klinis, Prihati juga mengikuti pelatihan kardiologi intervensi pada 2024—membekali dirinya dengan keahlian teknis sekaligus perspektif manajerial.
Karier Militer, Akademik, dan Klinik
Karier profesional Prihati dimulai sebagai perwira kesehatan di satuan Kopassus (1995–2002). Ia kemudian aktif di dunia akademik sebagai dosen penyakit dalam di Universitas Jenderal Ahmad Yani sejak 2008. Pada periode 2023–2025, ia menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Militer di Universitas Pertahanan serta mengajar ilmu penyakit jantung.
Di ranah klinis, Prihati berkiprah sebagai konsultan intervensi koroner di RSPAD Gatot Soebroto sejak 2018. Ia juga pernah mengemban jabatan Direktur Penunjang Medik (2021–2023) dan Kepala Departemen Jantung di rumah sakit yang sama. Sebelumnya, ia memimpin departemen jantung dan penyakit dalam di RSAD Dustira.
Tak hanya itu, sejak 2019 Prihati dipercaya menjadi bagian dari Panel Ahli Dokter Kepresidenan Republik Indonesia—posisi yang menuntut standar profesionalisme tinggi.
Rekam Jejak Ilmiah dan Organisasi
Prihati turut menulis karya ilmiah terkait jaminan sosial dan penanganan sengketa medis, termasuk disertasi tentang restorative justice dalam perkara malpraktik kedokteran (2022) serta publikasi lanjutan pada 2025. Ia aktif di berbagai organisasi profesi, seperti Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Indonesia, Perkumpulan Kedokteran Militer Indonesia, dan Himpunan Pengusaha Alat Kesehatan Indonesia.
Atas pengabdiannya, Prihati menerima sejumlah tanda kehormatan dari TNI serta dinobatkan sebagai Alumni Berprestasi 2024 oleh almamaternya.
Editor : Firda Rachmawati

