Proyek Pembangunan GOM Babakan Madang Terancam Batal, Rudy Susmanto Salahkan Sentul City

Proyek pembangunan GOM Babakan Madang diprediksi batal terlaksana tahun ini. Lantaran hal itu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyalahkan pihak PT Sentul City Tbk.

Proyek Pembangunan GOM Babakan Madang Terancam Batal, Rudy Susmanto Salahkan Sentul City
"Waktu reses mereka mengabarkan ke saya udah selesai hingga kami menyiapkan anggarannya di tahun ini. Saya belum tahu rencana pembangunan GOM Babakan Madang batal atau jadi. Silakan tanya ke PT Sentul City Tbk," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa 2 Mei 2023. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Babakan Madang - Proyek pembangunan GOM Babakan Madang diprediksi batal terlaksana tahun ini. Lantaran hal itu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyalahkan pihak PT Sentul City Tbk.

Hal itu, karena sebelumnya pada awal Februari lalu, PT Sentul City Tbk melalui Divisi Perizinan Solihin menyatakan pihaknya sudah menyerahkan lahan fasilitas sosial (fasos) atau fasilitas umum (fasum) ke Pemkab Bogor melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Di lahan fasos maupun fasum PT Sentul City Tbk di Desa Cijayanti itu dinyatakan siap dibangun GOM Babakan Madang.

"Waktu reses mereka mengabarkan ke saya udah selesai hingga kami menyiapkan anggarannya di tahun ini. Saya belum tahu rencana pembangunan GOM Babakan Madang batal atau jadi. Silakan tanya ke PT Sentul City Tbk," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa 2 Mei 2023.

Rudy Susmanto menegaskan ia tidak bisa memastikan jadi atau batal terkait rencana pembangunan GOM Babakan Madang. Namun, saat ini terjadi defisit anggaran di Pemkab Bogor hingga sekitar Rp400 miliar.

"Belum ada informasi lebih lanjut, belum juga terjadi refocusing atau pergeseran anggaran, yang jelas tahun ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor hanya merencanakan pembangunan GOM Babakan Madang di tahun ini," tuturnya.

Politisi Partai Gerindra ini menyayangkan sikap PT Sentul City Tbk, ia khawatir masyarakat marah akan sikap pihak salah satu developer ternama tersebut.

"Tiba-tiba di Mei ini, ada kabar pernyataan fasos maupun fasum belum selesai. Jangan sampai masyarakat nanti marah ke PT Sentul City Tbk," paparnya.

Sedangkan, Kepala Dispora Kabupaten Bogor Asnan menegaskan pada 2023 ini jajarannya hanya meneruskan pembangunan GOM Cisarua, GOM Megamendung, GOM Gunung Putri, dan Stadion Mini Tenjo dengan total besar anggaran sekitar Rp14 miliar.

"Rencana pembangunan GOM Babakan Madang belum bisa dilaksanakan karena lahannya belum clear and clean serta ketiadaan anggaran, mungkin di tahun selanjutnya," tegas Asnan.
 
Sementara, bakal calon legislatif DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor Raden Farieq Iqbal Hoesein meminta Pemkab Bogor mengalihkan pembangunan GOM Babakan Madang ke GOM Rancabungur.

"Lahan di Kecamatan Rancabungur sudah clear and clean, kenapa tidak Pemkab Bogor mengalihkan anggaran pembangunan GOM Babakan Madang ke pembangunan GOM Rancabungur," pinta Raden Farieq Iqbal Hoesein.

Raden sapaan akrabnya menyayangkan belum clear and cleannya lahan GOM Babakan Madang, sementara anggarannya sudah disiapkan.

"Harusnya lahan GOM Babakan Madang dipastikan benar-benar clean and clean, baru disiapkan anggarannya. Jika nanti anggarannya sudah ada, saya khawatir malah menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dan merugikan masyarakat luas Kabupaten Bogor karena rencana tersebut merupakan salah satu visi misi Bupati-Wakil Bupati Bogor," tukas Raden.*** (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani