INILAH, Amsteram- Ajax Amsterdam dipaksa menerima hasil imbang 1-1 melawan Juventus. Mereka mengakui, sosok Cristiano Ronaldo memang sulit dibendung.
Ajax menjamu Juventus dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Kamis (11/4) dini hari WIB. Mereka sebenarnya tampil dominan dengan langsung menekan sejak menit pertama.
Tapi di tengah dominasi penguasaan bola, Ajax justru tertinggal lebih dulu. Ronaldo yang menjalani comeback pascacedera, berhasil menjebol gawang Andre Onanan melalui sundulan mematikan.
Dan gol Ronaldo ke gawang Ajax, jadi satu-satunya shot on goal Juventus di laga ini. Beruntung bagi Ajax, lantaran bisa mencetak gol balasan melalui David Neres di babak kedua.
Kapten Ajax, Matthijs de Ligt menyayangkan timnya harus kebobolan lebih dulu. Tapi di sisi lain, dia juga sadar sosok Ronaldo memang sulit dibendung.
"Kami tampil berapi-api sejak awal laga dan kami memiliki beberapa peluang tetapi sayangnya kebobolan tepat sebelum paruh waktu," kata De Ligt dilansir Football Italia.
"Ronaldo mempunyai kualitas yang luar biasa, terlepas dari bakatnya, dia adalah predator di kotak penalti. Dia melihat peluang dari celah kecil dan kemudian melakukannya dengan sangat cepat. Dia berlari ke area di antara dua pemain belakang kami."
"Kami tahu bahwa Anda tidak dapat meninggalkan celah di belakang untuk Juventus, karena itulah yang mereka persiapkan. Kami melewatkan itu dan lalu mencoba menemukan lubang di pertahanan mereka," tandasnya.