Raphinha Menyala

MUSIM ini, Raphinha benar-benar menjelma sebagai 'raja' di skuat Barcelona. Performanya pada awal musim langsung 'menyala'

Raphinha Menyala

Oleh: Bsafaat

Perjalanan Raphinha di Spotify Camp Nou tidak pernah bertabur pujian. Sejak mendarat pada tahun 2022, namanya kerap masuk dalam rumor transfer dan menjadi sasaran empuk kritik saat performanya dianggap pasang surut.

Namun, alih-alih menyerah atau memilih hengkang, pemain berusia 29 tahun ini menjawabnya dengan kerja keras yang luar biasa di atas lapangan.

Musim ini menjadi puncak dari ketekunan tersebut. Seiring kepergian Marc-André ter Stegen dan Ronald Araújo, Raphinha terpilih sebagai kapten utama Barcelona melalui pemungutan suara di ruang ganti.

Jabatan ini menorehkan sejarah besar: ia menjadi pemain asal Brasil pertama yang dipercaya mengemban ban kapten utama dalam sejarah panjang Blaugrana.

Kepercayaan ini bukan formalitas belaka, melainkan bentuk pengakuan tulus dari rekan-rekan setimnya atas dedikasi tanpa batas yang ia tunjukkan.

Di balik performa eksplosifnya di lapangan—termasuk dua gol krusialnya saat melibas Rayo Vallecano 5-2—sisi humanis Raphinha justru paling terpancar dari cara ia memperlakukan para pemain muda.

Barcelona saat ini dipenuhi talenta remaja seperti Lamine Yamal dan Marc Bernal. Bagi mereka, Raphinha bukan sekadar megabintang senior, melainkan sosok abang pelindung.

Marc Bernal secara terbuka mengungkapkan bagaimana sang kapten memperlakukan anak-anak muda dengan penuh respek dan kehangatan.

Raphinha adalah orang pertama yang memeluk Lamine Yamal ketika ia sempat kesulitan mencetak gol, dan ia pula yang paling rajin memberikan suntikan moral di ruang ganti agar para lulusan akademi La Masia tidak merasa tertekan oleh ekspektasi besar publik.

Hansi Flick menggambarkan Raphinha bak whirling dervish—seorang penari yang terus berputar tanpa lelah. Ia berlari menjemput bola, melakukan tekel bertahan, dan menusuk jantung pertahanan lawan seolah-olah setiap menit adalah laga final.

Ia telah mengubah persepsi publik. Raphinha yang dahulu sering diragukan, kini berdiri tegak di garis depan membawa Barcelona menyapu bersih kemenangan di awal musim. Dari seorang pemain yang sempat berjuang mengamankan tempat utama, ia kini melangkah sebagai representasi sejati dari identitas, kerja keras, dan hati FC Barcelona.

"Saya memang mengharapkan performa seperti ini darinya. Dia adalah pemain kelas dunia, dan saya selalu ingin dia ada di tim saya. Menjadi kapten memberikan dampak positif baginya," ujar Flick dikutip dari Tribuna.

Raphinha sendiri ogah besar kepala. Baginya, Barcelona adalah kekuatan tim, bukan individual. Dia hanya berusaha membuat Los Azulgrana mencapai titik kesempurnaan performa di setiap laga.

"Ini bukan tentang saya tetapi pemain-pemain hebat di tim ini. Kami adalah kekuatan kolektif yang sangat mumpuni," lugasnya. (bsf) 

RAPHINHA Usia: 29 tahun Tinggi: 176 cm Posisi: ST/LW Negara: Brasil Klub: Barcelona Nilai Jual: Rp1,3 T Kontrak: Sampai 30 Juni 2028

RIWAYAT TRANSFER 01/07/16 Dari: Vit Guimaraes Ke: Sporting Nilai: Rp112 M

02/09/19 Dari: Sporting Ke: Rennes Nilai: Rp360 M

05/10/20 Dari: Rennes Ke: Leeds Nilai: Rp323 M

13/07/22 Dari: Leeds Ke: Barcelona Nilai: Rp1,1 T

PERFORMA DI BARCELONA Laga: 180 Menit: 11959 Gol: 80 Assist: 60 Kartu Kuning: 27 Kartu Merah: 1


Editor : Inilahkoran