Reaktivasi Jalur KA Pangandaran Perlu Dukungan kepala Daerah

Dukungan kepala daerah akan bantu PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang. Yaitu Wali Kota Banjar, Bupati Pangandaran, dan Bupati Ciamis.

Reaktivasi Jalur KA Pangandaran Perlu Dukungan kepala Daerah

INILAH, Bandung-Dukungan kepala daerah akan bantu PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang. Yaitu Wali Kota Banjar, Bupati Pangandaran, dan Bupati Ciamis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan proses reaktivasi jalur yang mati suri sejak 1982 tersebut akan digenjot di tahun 2019 ini. Menyusul rampungnya penelitian dan perencanaan reaktivasi. Saat ini, tinggal melakukan penertiban pada jalur ke arah Pangandaran.

"PT KAI minta tahun sekarang dilaksanakan. Ini untuk mentriger (memicu) pertumbuhan ekonomi kawasan Jabar di Selatan dan Timur, dengan Pangandaran yang menjadi ikon pariwisata," ujar Dedi, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (7/1/2019).

Menurut Dedi, PT KAI tinggal melakukan penertiban bangunan yang didirikan di atas jalur tersebut dan memperbaiki jalurnya. Selanjutnya dukungan para kepala daerah yang kawasannya terlintasi jalur reaktivasi akan memperlancar rampungnya proyek ini.

Lanjut dia, pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari Bupati Pangandaran, Wali Kota Banjar, dan Bupati Camis. Ketiga kepala daerah tersebut menyatakan kesiapannya turut medorong reaktivasi jalur kereta api tersebut.

"Kalau mereka komitmen, ini akan membantu penertiban. Mudah-mudahan semua siap dan diusahakan akhir tahun selesai," katanya.

Demi suksesnya reaktivasi jalur kereta, kata Dedi, dibutuhkan sinergitas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk dalam reaktivasi jalur kereta lainnya, seperti Cibatu-Garut, Rancaekek-Tanjungsari, dan Bandung-Ciwidey.

"Kalau tahun ini beres penertiban, tahun depan bisa selesai fisik. Lahan yang dipakai adalah milik PT KAI. Kalau ada penggantian untuk bangunan seperti jalur Cibatu, PT KAI yang akan menentukan. Ada standarnya," pungkasnya.


Editor : inilahkoran