Ini Langkah Pemkot Cirebon Antisipasi Lonjakan Covid-19 Terutama Omicron
Pemkot Cirebon siagakan rumah sakit untuk megantisipasi lonjakan kasus Covid-19 terutama Omicron agar lebih mudah ditangani.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menyiagakan rumah sakit untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, khususnya varian omricon.
Langkah antisipasi Pemkot Cirebon tersebut dilakukan jika ada pasien Covid-19 khususnya Omicron, bisa tertangani dengan baik, selain vaksinasi yang terus dikebut, terutama bagi anak usia 6-11 tahun.
"Kita sudah minta rumah sakit melakukan kesiapsiagaan mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Cirebon Agus Mulyadi di Cirebon seperti dikutip dari Antara, Selasa 18 Januari 2022.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp3 Miliar Bangun Menara Masjid Agung Sumber
Meskipun saat ini di Kota Cirebon tidak ada kasus Covid-19, katanya, untuk mengantisipasi lonjakan varian Omricon perlu dilakukan pencegahan agar ketika terjadi peningkatan tidak bingung dalam menanganinya.
Akan tetapi, lanjut Agus, rumah sakit sudah mempunyai pengalaman pada waktu varian Delta menyebar beberapa waktu lalu.
"Insyaallah kita siap (untuk menghadapi lonjakan kasus, red.)," tuturnya.
Baca Juga: Komisi IV Desak Dinkes Kabupaten Cirebon Selesaikan Dugaan Pemotongan Honor Covid-19 Nakes
Agus meminta kepada warga agar tetap menaati protokol kesehatan lebih ketat, karena Covid-19 bisa dicegah dengan melakukan prokes.
Selain itu, vaksinasi juga akan terus dikejar, terutama bagi anak usia 6-11 tahun, yang sekarang sudah mencapai 80 persen dari total target sasaran 31 ribu orang.
"Kita sedang mempercepat vaksinasi bagi anak, dan diharapkan pada Kamis (20/1) ini bisa mencapai 100 persen," ujarnya.
Baca Juga: PMI Kabupaten Cirebon Bakal Penuhi Kebutuhan 3.000 Lowongan Kerja di Jepang
Vaksinasi Covid-19 secara keseluruhan, sebelum data anak usia 6-11 tahun masuk, telah mencapai 100 persen lebih, namun tetap terus melayani vaksinasi bagi warga yang belum tervaksin.
Untuk vaksinasi penguat masih menunggu hasil keputusan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, karena stok vaksin yang ada untuk vaksinasi anak dan vaksinasi tahap dua.
"Vaksin 'booster' (penguat) saat ini masih dikoordinasikan antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon dengan Dinas Kesehatan Pemprov Jabar," katanya. (***)
Editor : inilahkoran


