BCA Fasilitasi Operasi Katarak 241 Orang di RSUD Asih Husada Kota Banjar
BCA bekerja sama dengan SPBK Perdami mengadakan bakti sosial operasi katarak di RSUD Asih Husada Kota Banjar, beberapa waktu lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - BCA bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak (SPBK) Perdami mengadakan bakti sosial operasi katarak di RSUD Asih Husada Kota Banjar, beberapa waktu lalu.
Kepala BCA KCU Tasikmalaya Hendri Darmin mengatakan, bantuan yang diberikan itu membantu masyarakat mencegah gangguan penglihatan sehingga dapat beraktivitas secara normal. Bakti sosial operasi katarak tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sejak 2001.
Menurutnya, aksi bakti sosial itu sesaui dengan komitmen pihaknya untuk hadir di sisi masyarakat dalam segala aspek, salah satunya di bidang kesehatan. Sejak 2001, BCA ingin memberikan kontribusi pada penurunan jumlah kebutaan akibat penyakit katarak di Indonesia agar terus berkurang dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Pelaku Pemalsuan Benih EWINDO Diringkus Polda Jabar
Kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut dibuka Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih Direktur RSUD Asih Husada Langensari Wiwik Nursanti, dan pengurus Perdami Jawa barat. Pelaksanaan operasi katarak di Kota Banjar itu diselenggarakan pada 23-24 Mei 2022.
Selain itu, BCA juga memberikan dukungan penyediaan alat-alat operasi katarak untuk mempercepat pemberantasan buta katarak. Operasi ini pun turut melibatkan 6 dokter spesialis mata yang didampingi oleh asisten dokter untuk menangani sekitar 241 pasien.
Sementara itu, EVP CSR BCA Inge Setiawati menuturkan guna mengurangi jumlah pasien buta akibat katarak merupakan pekerjaan rumah seluruh pihak.
Baca Juga: Bolehkah Perempuan Sholat Berjamaah di Masjid? Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat
“Untuk kegiatan bakti sosial operasi katarak di Kota Banjar ini, kami perkirakan bisa dilakukan tindakan sekitar 241 operasi gratis kepada masyarakat. Harapan kami, BCA dapat terus menjangkau wilayah-wilayah yang masyarakatnya membutuhkan pertolongan dalam rangka mengurangi jumlah kebutaan akibat katarak,” ucap Inge. (*)
Editor : inilahkoran


