Motif Pembunuhan Mayat Terlilit Lakban di Indramayu Perampokan
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebutkan aksi pembunuhan mayat terlilit lakban bermotif perampokan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Polda Jabar memastikan pembunuha terhadap Widodo atau mayat terlilit lakban di Kabupaten Indramayu motifnya murni perampokan.
Polisi mengklaim sudah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan terhadap widodo yang jenazahnya ditemukan di sebuah irigasi di Kabupaten Indramyu. Widodo merupakan driver online asal Jateng.
"Motifnya murni perampokan," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Senin 1 Agustus 2022.
Baca Juga: Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Mayat Terlilit Lakban
Kini polisi tengah memeriksa dan lakukan pendalaman terhadap dua orang pelaku pembunuhan mayat terlilit lakban yang belum diketahui identitasnya tersebut.
"Nanti akan dirilis di Indramayu," kata dia.
Diberitakan sebelumnya Polisi sudah mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan mayat terlilir lakban di Indramayu.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Mayat Terlilit Lakban di Indramayu
Seperti diketahui mayat terlilit lakban yang ditemukan di sebuah irigasi di Indramayu sempat menggerkan warga. Belakangan diketahui korban bernama Widodo yang merupakan driver online diketahui jadi korban pembunuhan.
"Sudah diamankan dua orang (pelaku pembunuhan)," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Senin 1 Agustus 2022.
Belum disebutkan siapa yang mereka yan diamankan. Ibrahim mengatakan pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Polres Indramayu.
Baca Juga: Hasil Autopsi Pastikan Mayat Terlilit Lakban di Indramayu adalah Korban Pembunuhan
"Kita masih nunggu, informasinya akan di ekpose di Polres Indramayu," kata Ibrahim.
Diketahui sebelumnya, Widodo (53) seorang driver online, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kali Panaran Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, pada 25 juli 2022.
Saat ditemukan, jasad Widodo penuh dengan luka. Parahnya lagi, jasadnya ditemukan dalam kondisi terlakban. (Cesar Yudistira)
Editor : inilahkoran


