Ringankan Beban Sukiman, Dinsos KBB Berikan 10 Ekor Ayam untuk Dipelihara

Setelah viral menjadi pemberitaan media massa, Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru menyalurkan sejumlah bantuan kepada keluarga Sukiman warga Kampung Legoknangka RT 02/RW 09 Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hidup bersama empat ekor kambing.

Ringankan Beban Sukiman, Dinsos KBB Berikan 10 Ekor Ayam untuk Dipelihara
Setelah viral menjadi pemberitaan media massa, Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru menyalurkan sejumlah bantuan kepada keluarga Sukiman warga Kampung Legoknangka RT 02/RW 09 Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hidup bersama empat ekor kambing.

INILAHKORAN, Ngamprah - Setelah viral menjadi pemberitaan media massa, Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru menyalurkan sejumlah bantuan kepada keluarga Sukiman warga Kampung Legoknangka RT 02/RW 09 Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hidup bersama empat ekor kambing.

Guna meringankan beban ekonomi keluarga Sukiman, Dinsos KBB memberikan 10 ekor ayam untuk dipelihara.

"Kami setelah mendapatkan informasi tentang rumah pak Sukiman. Pada Minggu, langsung menurunkan tim ke lokasi dan mengecek kondisi rumah Sukiman yang tinggal di kandang domba," kata Kepala Dinas Sosial KBB, Ridwan Abdullah, Selasa 6 Februari 2024.

Selanjutnya, sambung Ridwan, sesuai arahan Pj Bupati Bandung Barat (Arsan Latif) pihaknya telah berkoordinasi dengan Disperkim KBB untuk menangani rumah milik Sukiman.

"Tentu kita tidak tinggal diam karena harus ada prosedur-prosedur yang harus di tempuh, terkecuali bencana (darurat)," imbuhnya.

"Kalau ini kan sifatnya insidentil maka harus ada proses yang harus dilalui. Disperkim KBB, Dinsos KBB, Kemensos RI, tim PKH sudah turun," imbuhnya. 

Saat ini, sebut Ridwan, pihaknya telah memberikan bantuan sepuluh ekor ayam untuk dikembangkan yang terdiri dari dua ayam jantan dan delapan betina beserta kandangnya. 

"Selain itu, ada juga bantuan untuk alat rumah tangga dari Kemensos RI seperti kasur, lemari, alat sekolah untuk anaknya dan juga memberikan bantuan usaha untuk ibu membuat usaha kue basah," sebutnya.

"Kami dari Dinsos KBB terus berkomitmen untuk membantu permasalahan yang ada di masyarakat khususnya kepada keluarga Sukiman. Kami berharap kedepannya bisa mandiri dalam menjalankan usahanya," ucapnya.

Terkait bantuan rutilahu, Ridwan menyebut sudah diupayakan dan diurus oleh Disperkim KBB. Meski begitu, ada prosedur-prosedur yang harus ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan ini. 

"Kami akan terus mendampingi keluarga Sukiman agar bisa mandiri dan memiliki usaha yang nantinya bisa dikembangkan. Pak Sukiman baru terdata di penduduk kampung Legoknangka ini sekitar Desember 2023 kemarin," ujarnya.

Selain itu, ungkap Ridwan, pihaknya  akan segera membuat kajian hasil asesmen  agar keluarga tersebut bisa masuk di data DTKS. Sementara itu, untuk masuk data DTKS harus melalui proses yang harus dilalui. 

"Kami akan bekerjasama dengan pihak desa dan kecamatan untuk segera direkomendasikan keluarga pak Sukiman untuk segera masuk ke data DTKS supaya kedepannya data bantuan-bantuan sosial itu lebih mudah dan itu juga syarat mendapatkan bantuan harus terdata di DTKS," tukasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana