Ini Sosok Dzus Suwaiqatain Manusia Berbetis Kecil yang Menghancurkan Ka'bah dengan Linggisnya

Dzus Suwaiqatain dari Habasyah atau Ethiopia dikabarkan sebagai sosok yang akan menghancurkan Ka'bah dengan linggisnya

Ini Sosok Dzus Suwaiqatain Manusia Berbetis Kecil yang Menghancurkan Ka'bah dengan Linggisnya
Dzus Suwiqatain dari Habasyah Ethiopia dikabarkan sebagai sosok berkepala botak, hitam dan berkaki kecil yang akan menghancurkan Ka'bah dengan linggis dan sekopnmya.

INILAHKORAN, Bandung – Ka'bah sebagai kiblat umat Muslim yang selalu dijaga Alloh SWT dikabarkan akan bisa dihancurkan oleh kaum Dzus Suwaiqatain dari Habasyah  atau Ethiopia.

Kabar itu diriwayatkan Nabi bahwa kelak ada sosok yang menghancurkan Ka’bah. Dari Abu Hurairah sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan, “Ka’bah akan dihancurkan oleh Dzus Suwaiqatain dari Habasyah (Ethiopia).”

Ya, jika melihat dari Hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Iman Bukhori dan Muslim dengan sanadnya Abu Khuroiroh, sososk yang menghancurkan Ka’bah itu bernama Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah  atau Ethiopia.

Baca Juga: Selalu Dijaga Alloh SWT, Mungkinkah Ka'bah Bisa Dihancurkan?

Seperti dikutip dari laman resmi islampos, lima tahun sebelum Muhammad bin Abdullah diutus sebagai Rasul, Ka’bah direnovasi oleh orang Quraisy. Dan, Muhammad yang bergelar al-Amin mendapat kehormatan untuk meletakkan Hajar Aswad di tempatnya. Hingga akhir zaman, bentuk Ka’bah akan seperti itu.

Dzus Suwaiqatain merupakan orang yang memiliki dua betis kecil. Selain itu, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abdullah bin Abbas, “Seolah-olah aku mengenalnya seperti orang berkulit hitam dan berkaki bengkok yang melepas batu Ka’bah satu persatu.”

Selain memiliki betis yang kecil dan bengkok, Dzus Suwaiqatain digambarkan sebagai sosok yang botak. Ia menghancurkan Ka’bah dengan melepaskan perhiasannya dan menurunkan kiswah (penutupnya), menggunakan sekop dan linggisnya.

Baca Juga: Berkahnya Kiblat Umat Islam sebelum Ka'bah

“Ka’bah akan dirusak oleh Dzus Suwaiqatain dari Habasyah; dicopotnya perhiasan Ka’bah, dan dilepas kiswahnya.” Lanjut Imam Ahmad sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, “Seolah-seolah aku menyaksikan Dzus-Suwaiqatain sebagai seorang yang botak lagi berkaki bengkok.” Selain itu, “Ia menghantam Ka’bah dengan sekop dan linggisnya.”

Lantas, kapankah hal ini terjadi? Dari hadits shahih Imam Bukhari yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Baitullah ini akan tetap dijadikan tempat menunaikan ibadah haji dan umrah (sampai) setelah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj.”

Kita beriman kepada Allah Ta’ala dan semua kabar yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Terkait detailnya, Allah Ta’ala Maha Mengetahui, dan tak ada dusta dalam sabda Nabi yang mulia. Tiada perkataan yang lebih benar dari firman-Nya, dan tak ada kabar dari manusia yang lebih jujur selain sabda Nabi-Nya.

Baca Juga: Tanah Kuburan hingga Kain Ka'bah yang Dicuri

Riwayat ini kami nukil dari Tafsir al-Qur’an al-‘Adhim anggitan Imam Ibnu Katsir, saat beliau menafsirkan surat al-Baqarah ayat 125-128.  (*)

 


Editor : inilahkoran