Hukum Ramadhan, Sholat Tarawih di Rumah Karena Covid-19, Buya Yahya: Demi Kebaikan Umat Islam
bagaimana hukum Ramadhan Sholat Tarawih di rumah karena Covid-19? apakah tetap mendapat pahala yang sama?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pandemi Covid-19 menjadi alasan tempat ibadah ditutup. Salah satunya adalah masjid. Bagaimana jika melaksanakan Sholat Tarawih di rumah?
Pemerintah Indonesia pun pernah mengeluarkan kebijakan larangan beribadah di masjid karena kasus positif Covid-19 melonjak tinggi. Sholat Tarawih pun sempat dilarang dilakukan berjamaah.
Lalu bagaimana hukum Ramadhan Sholat Tarawih di rumah karena Covid-19? apakah tetap mendapat pahala yang sama?
Baca Juga: Hukum Ramadhan, Menunda Sholat Witir Setelah Tahajud, Ustadz Adi Hidayat: Pahalanya Lebih Sedikit
Tentu jawaban Buya Yahya terdapat perbedaan pahala sholat tarawih berjamaah di masjid dan di rumah.
Namun menurutnya pula, jika hal tersebut dilakukan demi kebaikan umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia, maka hukumnya boleh.
“Hukum Ramadhannya boleh, tapi pahala di masjid jauh lebih besar,” jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Tebar Berkah Ramadhan, SMKN 1 Cimahi Berbagi Takjil dengan Warga Sekitar
Ia dalam video di Youtube Al-Bahjah TV mengajak seluruh jamaahnya untuk mengambil hikmah dari kebijakan pemerintah tersebut.
Yaitu tentang didikan suami sebagai imam dan kepala rumah tangga, kepada anak dan istrinya saat sholat tarawih.
“Waktunya suami membimbing dan mendidik cara sholat yang benar,” lanjutnya.
Baca Juga: Jeongyeon TWICE dan Kakaknya Gong Seung Yeon Jadi Sukarelawan di Penampungan Hewan
Ada hikmah silaturahmi dibalik kebijakan larangan beribadah di masjid tersebut.
Lalu hal yang utama tetap berada pada niat sholat tarawih untuk apa dan siapa dilakukan. Maka pahala yang diperoleh pasti menjadi berkah.
Hukum Ramadhan sholat tarawih di rumah karena larangan berjamaah di masjid menjadi satu kebiasaan baru yang patut diambil sisi baiknya.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


