Rivera sang Pembeda

Rivera sang Pembeda
FOTO/PSSI

KEHADIRAN Francisco Rivera sejak awal laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 memberi warna berbeda pada permainan Persebaya Surabaya.

Saat melawan Madura United, Selasa (27/10) malam WIB, meski tidak berada dalam kondisi fisik terbaik dia tetap mampu memberikan kontribusi penting kepada tim dalam kemenangan 3-1.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, m e n g a ku i kualitas Rivera dalam mengalirkan bola dan mengambil keputusan.

Perannya menjadi semakin penting ketika Persebaya berusaha membongkar pertahanan Madura United yang tetap memberikan perlawanan meski kehilangan satu pemain.

“Ya, poin yang bagus.

Rivera bermain dalam kondisi tidak 100 persen. Dia adalah salah satu pemain yang turun sejak awal pertandingan.

Saya memutuskan untuk memainkannya dari menit pertama entah dia bisa bermain selama 30, 40, 45 menit, atau bahkan satu jam,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Saat tim lawan kehilangan satu pemain, saya sempat berpikir untuk menariknya keluar, tetapi saya melihat dia akan mendapatkan lebih banyak ruang. Kami membutuhkan pemain dengan kemampuan pengambilan keputusan seperti dia, terutama dalam hal memberikan operan,” imbuhnya.

Ke p u t u s a n mempertahankan pemain asal Meksiko itu di lapangan berbuah kontribusi penting.

Ma n t an pelatih PSM Makassar itu menyebut operan tersebut berujung pada situasi penalti yang kemudian dimanfaatkan Yuran Fernandes untuk membawa Persebaya kembali unggul.

“Jika diperhatikan momen saat kami kehilangan bola, dia sudah tidak mampu lagi membantu pertahanan,” kata Bernardo Tavares.

Selain itu dia juga mengungkapkan bahwa Alex Martins menyelesaikan pertandingan dalam kondisi cedera. Situasi itu membuat pengelolaan tenaga pemain menjadi salah satu pertimbangan penting bagi staf pelatih. (bsf )


Editor : Inilahkoran