RSUD Kota Bogor Siap Jadi RS Pendidikan dan Rujukan Regional

RSUD Kota Bogor Siap Jadi RS Pendidikan dan Rujukan Regional
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Memperingati hari jadi ke 7 tahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor melakukan pembenahan fasilitas penunjang, serta peningkatan status menjadi rumah sakit pendidikan serta rumah sakit rujukan regional.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir usai acara peringatan HUT RSUD Kota Bogor yang dilakukan secara sederhana dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat pada Sabtu (7/8/2021) siang.

"Ya, tahun ini RSUD Kota Bogor mendapat kekuatan untuk penambahan fasilitas penunjang seperti MRI dan CT scan. Ini bukti kami mendapat kekuatan dari bertambahnya fasilitas penunjang. Pada Oktober, kami akan memiliki MRI dan CT scan yang pada akhir tahun 2021 beroperasi sebagaimana mestinya," ungkap Ilham di RSUD Kota Bogor usai acara.

Ilham melanjutkan, selain itu, RSUD Kota Bogor juga meningkatkan status menjadi rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan regional. 

"Dengan itu kami berharap bisa jadi pelayanan terbaik di Kota Bogor," tambahnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, RSUD memang diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan regional dan rumah sakit pendidikan. Beberapa waktu lalu, RSUD Kota Bogor telah mengadakan penandatanganan MoU dengan Universitas Pertahanan.

"Target utama dari RSUD Kota Bogor adalah mengembangkan layanan semaksimal mungkin untuk warga, menambah jumlah tempat tidur, dan kekhususan," tuturnya.

Bima melanjutkan, namun secara keilmuan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin RSUD terus berkembang sehingga melakukan kolaborasi dengan bidang pendidikan, dalam hal ini kampus. Tak hanya itu, pembangunan RSUD Kota Bogor akan berlanjut sambil menunggu finalisasi. Kemungkinan, akan ada bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Kami belum bisa pastikan, tapi Insya Allah kalau berjalan lancar pembangunan akan terus berlanjut tahun depan. Dan kami melihat juga ada kebutuhan perluasan lahan di sini. Tapi kita masih harus menghitung dan mengkaji luasnya berapa lagi yang dibutuhkan, dan lahan mana yang kira-kira bisa dibebaskan," jelas Bima Arya.

Bima menambahkan, RSUD Kota Bogor harus berpedoman pada prinsip kemanusiaan dan tidak mengedepankan sisi komersil. Dia menegaskan, RSUD Kota Bogor harus mampu melayani warga tanpa syarat, tanpa kecuali. Karena itu, kebersamaan para pegawai di rumah sakit harus kompak.

"Kemudian kompetensinya harus ditingkatkan ya. Ada penambahan dokter spesialis dan alat kesehatan sudah siap ditambah. Insya Allah akan segera dilengkapi di sini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
 


Editor : Bsafaat