RSUD Waled Perkuat Layanan Kanker Berbasis BPJS, Siapkan Cancer Center Terpadu
RSUD Waled Kabupaten Cirebon terus mengakselerasi penguatan layanan kesehatan berbasis BPJS Kesehatan. Rumah sakit ini fokus pada kemudahan akses dan efisiensi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - RSUD Waled Kabupaten Cirebon terus mengakselerasi penguatan layanan kesehatan berbasis BPJS Kesehatan. Rumah sakit ini fokus pada kemudahan akses dan efisiensi pelayanan bagi masyarakat, khususnya pasien penyakit kronis seperti kanker dan kelainan darah.
Rumah sakit milik Pemerintahan Kabupaten Cirebon itu membuktikan komitmennya melalui pengembangan layanan spesialis di Poliklinik Hematologi, Onkologi, dan Thalasemia (HOT). layanan ini kini menjadi salah satu andalan di wilayah Cirebon Timur.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Waled M Luthfi menyebutkan, sistem pelayanan di poli HOT dirancang lebih ringkas agar pasien BPJS tidak terbebani prosedur panjang.
“Cukup dengan rujukan, pasien bisa langsung mengakses layanan. Ini kami sederhanakan supaya tidak menyulitkan, terutama bagi peserta BPJS,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, RSUD Waled juga tercatat sebagai pelopor layanan kemoterapi di kawasan Cirebon Timur sejak tahun 2014. Sebelumnya, pasien kanker harus dirujuk ke rumah sakit besar seperti RSUP Dr Hasan Sadikin, yang kerap menimbulkan beban tambahan, terutama dari sisi biaya perjalanan.
Kondisi tersebut ungkapnya, mendorong rumah sakit untuk menghadirkan layanan kemoterapi secara mandiri, sehingga pasien bisa mendapatkan pengobatan lebih dekat dari tempat tinggalnya.
“Dulu banyak pasien terkendala biaya dan jarak saat harus berobat ke luar kota. Sekarang layanan itu sudah tersedia di sini dan terus kami kembangkan,” paparnya.
Luthfi mengaku, penguatan layanan ini juga menjadi bagian dari peran RSUD Waled dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan di wilayah III Cirebon, termasuk mendorong pengembangan layanan serupa di RSD Gunung Jati.
"Dalam perjalanannya, keterbatasan tenaga ahli sempat menjadi tantangan. Namun kami mulai fokus pada penguatan fasilitas dan infrastruktur layanan," ucapnya.
Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan gedung terintegrasi untuk pusat layanan kanker (cancer center). Fasilitas ini ditargetkan mampu mempercepat penanganan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pasien.
“Kami arahkan ke layanan yang lebih terpusat agar penanganan pasien kanker bisa lebih optimal dan terkoordinasi,” imbuhnya.
Dia menambahkan, keunggulan geografis RSUD Waled yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah juga menjadi faktor penting dalam menjangkau pasien dari berbagai daerah. Seperti Kuningan, Indramayu, Ciamis hingga wilayah Jawa Tengah.
"Seluruh layanan unggulan, termasuk kemoterapi dan Poliklinik HOT, telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Jadi pasien dapat mengakses layanan tanpa harus terbebani biaya besar," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

