SAKIP 2026, Bogor Bidik Kategori A

SAKIP 2026, Bogor Bidik Kategori A
EVALUASI SAKIP: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi saat persiapan evaluasi SAKIP 2026 di Balai Kota Bogor.

Oleh: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Bukan sekadar angka di atas kertas, kinerja pemerintah kini dituntut mampu menunjukkan bukti nyata. 

Menjelang evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2026, Pemerintah Kota Bogor mulai memperkuat fondasi melalui data yang akurat dan perencanaan yang terukur.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap kebijakan memiliki alur yang jelas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

Menurutnya, data menjadi bagian penting dalam mengukur keberhasilan program pemerintah. Karena itu, informasi yang disajikan harus lengkap, valid, dan mampu menggambarkan target secara konkret.

"Ya, setiap kebijakan yang dibuat harus memiliki keterkaitan yang jelas antara perencanaan, implementasi, hingga dampak yang dihasilkan. Kepada jajaran perangkat daerah, saya meminta agar data yang disajikan dalam Sistem Akuntabilitas Daerah yang Terintegrasi (SADAYA) dapat mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Bogor," ujar Dedie, Kamis (30/7). 

Dedie mengakui, ketersediaan dan kualitas data masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu diperkuat. Namun, data yang sudah dimiliki tidak boleh dibiarkan tanpa pengembangan.

Validasi dan pembaruan data menjadi langkah penting agar setiap kebijakan yang dirancang benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.

"Data yang valid akan menjadi dasar dalam menentukan target capaian yang lebih baik, meskipun dihadapkan pada kondisi keterbatasan anggaran," katanya.

Upaya memperkuat akuntabilitas tersebut menjadi bagian dari ambisi Pemkot Bogor meningkatkan nilai SAKIP. Pada 2025, Kota Bogor meraih nilai 78,96 dengan kategori BB. Tahun ini, target yang dibidik lebih tinggi, yakni mencapai kategori A.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan, evaluasi SAKIP 2026 akan dilakukan pada 4 Agustus 2026 melalui sistem SADAYA.

"Target realistis SAKIP Kota Bogor Tahun 2026 adalah A. Untuk pelaksanaan evaluasinya akan dilakukan pada 4 Agustus 2026. Hasil koordinasi dengan tim evaluasi SAKIP KemenPANRB, pelaksanaan ekspose melalui sistem SADAYA," ujar Iceu.

Dalam penilaian tersebut, SADAYA menjadi salah satu instrumen penting. Sistem ini digunakan untuk melihat berbagai aspek, mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan, hingga evaluasi internal. (gin)


Editor : Inilahkoran