Sang Suami Wafat, Najwa Shihab Ternyata Sempat Kehilangan Putrinya yang Meninggal Beberapa Jam Setelah Lahir
Setelah sebelumnya kehilangan putri tercinta, Namiyah binti Ibrahim Assegaf, kini Najwa harus merelakan kepergian sang suami, Ibrahim Sjarief Assegaf
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Kabar duka kembali menyelimuti jurnalis senior Najwa Shihab. Setelah sebelumnya kehilangan putri tercinta, Namiyah binti Ibrahim Assegaf, kini Najwa harus merelakan kepergian sang suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, yang meninggal dunia akibat stroke dan pendarahan otak di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Selasa 20 Mei 2025.
Ibrahim akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5), pukul 10.00 WIB.
Kepergian suami tercinta ini menjadi luka mendalam bagi Najwa. Sebelumnya, ia juga sempat mengalami masa paling kelam dalam hidupnya ketika harus kehilangan putri keduanya, Namiyah, hanya empat jam setelah dilahirkan.
Najwa Shihab pernah menceritakan bahwa momen kehilangan bayi perempuan itu menjadi titik terendah dalam hidupnya. Ia mengaku telah berjuang keras demi kehamilan tersebut, termasuk menjalani bed rest ketat di rumah sakit.
"Itu kehamilan yang sangat berat. Aku harus total istirahat di tempat tidur, bahkan sempat disuntik setiap minggu karena ketuban terus merembes," ujar Najwa.
Ia bahkan menuturkan bahwa dirinya telah melakukan berbagai upaya, termasuk membaca semua literatur terkait bayi prematur dan gangguan jantung. Namun, semua perjuangannya harus berakhir dengan takdir Tuhan yang berkata lain.
"Aku pernah bernazar, kalau bayiku selamat, aku akan puasa dan salat malam terus. Tapi ternyata, walau kita sudah berusaha sekuat tenaga, kalau Tuhan belum mengizinkan, ya tidak akan terjadi," ungkapnya dengan penuh emosi.
Setelah kehilangan sang putri, Najwa mengaku sempat marah dan terpukul. Ia menyibukkan diri dengan pekerjaan untuk mengalihkan rasa duka yang mendalam.
Kini, belum genap pulih dari luka lama, Najwa Shihab kembali harus menelan kenyataan pahit: kepergian suami yang selalu mendampingi selama ini.
Sosok Ibrahim dikenal sebagai pribadi yang tenang, cerdas, dan penuh kasih terhadap keluarga.
Editor : Firda Rachmawati


