Suami Najwa Shihab, Ibrahim Assegaf Meninggal Dunia Karena Stroke: Kenali Gejalanya dan Simak Tips Pencegahan Ini

Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, pria berusia 54 tahun yang dikenal sebagai Komisaris Utama platform berita Narasi TV ini menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 14.29 WIB, di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta Timur.

Suami Najwa Shihab, Ibrahim Assegaf Meninggal Dunia Karena Stroke: Kenali Gejalanya dan Simak Tips Pencegahan Ini
Suami Najwa Shihab, Ibrahim Assegaf Meninggal Dunia Karena Stroke: Kenali Gejalanya dan Simak Tips Pencegahan Ini

INILAHKORAN, Bandung – Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, pria berusia 54 tahun yang dikenal sebagai Komisaris Utama platform berita Narasi TV ini menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 14.29 WIB, di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta Timur.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh pihak keluarga melalui akun media sosial resmi @narasi.tv, yang menyampaikan bahwa Ibrahim Assegaf telah berpulang ke Rahmatullah.

Meskipun pihak keluarga tidak merinci penyebab pasti wafatnya almarhum, sejumlah informasi menyebutkan bahwa beliau mengalami komplikasi akibat Stroke, yang menyebabkan pendarahan di otak.

Kepergian almarhum meninggalkan luka mendalam bagi istri tercinta, Najwa Shihab, yang juga merupakan pendiri Narasi TV, serta bagi seluruh tim Narasi dan masyarakat yang mengenal integritas serta dedikasi beliau dalam dunia media dan publik.

Stroke: Ancaman Nyata di Sekitar Kita

Berpulangnya Ibrahim Assegaf menjadi pengingat bahwa Stroke masih menjadi pembunuh utama di Indonesia.

Berdasarkan data dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) tahun 2019, Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai 19,42 persen dari total kematian penduduk.

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terputus atau berkurang, mengakibatkan jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam hitungan menit, sel-sel otak dapat mulai rusak dan mati. Stroke sendiri terbagi menjadi dua jenis utama:

Stroke Iskemik: Terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah di otak, biasanya oleh gumpalan darah.

Stroke Hemoragik: Disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak, yang memicu perdarahan hebat, seperti yang diduga dialami oleh almarhum Ibrahim Assegaf.

Kenali Gejala Stroke Sejak Dini: Metode FAST

Dalam kondisi Stroke, waktu adalah hal yang sangat krusial. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan metode FAST untuk mengenali tanda-tanda awal Stroke, yaitu:

  • F (Face drooping): Salah satu sisi wajah tampak turun atau tidak simetris saat tersenyum.
  • A (Arm weakness): Salah satu tangan terasa lemah atau tidak mampu diangkat.
  • S (Speech difficulty): Sulit berbicara atau bicara tidak jelas.
  • T (Time to call): Jika mengalami gejala di atas, segera hubungi layanan medis darurat.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat menentukan peluang kesembuhan dan menghindari kecacatan permanen.

Pencegahan Stroke: Pola Hidup Sehat adalah Kunci

Menurut Kementerian Kesehatan RI, terdapat sejumlah faktor risiko Stroke yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol dan gula darah tinggi
  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Stres kronis
  • Kurangnya aktivitas fisik

Beberapa langkah preventif yang dapat diterapkan untuk menghindari risiko Stroke meliputi:

  • Menjaga tekanan darah tetap stabil
  • Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol
  • Rutin berolahraga dan aktif bergerak
  • Mengelola stres dengan cara sehat
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rendah garam
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala

***


Editor : Yosep Saepul Ramadan