Sarasehan Hari Pahlawan 2023, Bey Machmudin Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Pejuang

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan pada pejuang, dalam sarasehan Hari Pahlawan 2023 dan silaturahmi bersama keluarga Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim di Kota Bandung, Senin 27 November 2023.

Sarasehan Hari Pahlawan 2023, Bey Machmudin Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Pejuang
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan pada pejuang, dalam sarasehan Hari Pahlawan 2023 dan silaturahmi bersama keluarga Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim di Kota Bandung, Senin 27 November 2023./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan pada pejuang, dalam sarasehan hari pahlawan 2023 dan silaturahmi bersama keluarga Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim di Kota Bandung, Senin 27 November 2023.

Bey Machmudin mengatakan, saat ini kadang mayoritas masyarakat lupa bahwa kenikmatan merdeka yang dirasakan sekarang, merupakan buah dari perjuangan para pahlawan terdahulu melawan penjajahan.

Maka dari itu Bey Machmudin berharap, selain dihormati. Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan sejatinya harus diteladani, guna membangun Indonesia menjadi lebih baik di masa depan.

"Kita kadang lupa, bahwa para pahlawan itu juga tidak hanya dihormati, tapi teladani juga pelajari hidupnya. Pasti pahlawan itu rela berkorban, karena merelakan waktu untuk negara dan juga sudah pasti hidupnya sederhana karena semuanya dia berikan kepada negara," ujarnya.

Termasuk KH Abdul Chalim, yang baru saja ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia. Dimana sepak terjangnya dahulu turut membantu memerdekakan Indonesia dari penjajahan bangsa asing.

Sehingga wajar hingga akhirnya KH Abdul Chalim kata Bey, akhirnya ditetapkan menjadi pahlawan pasional dan turut menambah jumlah di Jawa Barat, yang kini telah berjumlah 15 pahlawan pasional.

"KH Abdul Chalim jadi pahlawan nasional tahun ini. Ini jadi pahlawan nasional ke 15 dari Jawa Barat dan kita harus meneladani dari sosok pahlawan ini, dimana disampaikan Kiyai Asep, putranya bahwa beliau sudah berjuang sejak muda dan juga sangat disegani, dihormati. Sudah sejajar dengan kiyai besar lainnya," ucapnya.

Adapun ke-14 pahlawan nasional asal Jabar yang sudah lebih dulu mendapatkan gelar yaitu DR Kusuma Atmaja, Rd Dewi Sartika, KH Zaenal Mustafa, Iwa Kusuma Sumantri, RE Martadinata, Sultan Ageng Tirtayasa, Maskoen Soemadiredja, Gatot Mangkoepraja, Otto Iskandardinata, Raden Mas Tirto Adhi Soeryo, KH Noer Alie, KH Abdul Halim, Syafruddin Prawiranegara dan KH Ahmad Sanusi.

Saat ini, masih ada empat lagi yang telah diajukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan tengah menunggu keputusan pemerintah pusat untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional yakni, Inggit Garnasih, K.H. Ma'mun Nawawi, K.H. Sholeh Iskandar dan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. 

"Jadi di Jawa Barat banyak tokoh yang kami kira mampu atau sudah berjuang, selayaknya jadi pahlawan nasional. Ada TP2GP akan menyaring dan kita tentunya tidak asal juga memberikan alasan. Kita betul-betul memang layak jadi pahlawan nasional dan juga berkontribusi besar pada Indonesia," pungkasnya. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana