Sebut Sektor Pariwisata di Jabar Pulih, Benny Bachtiar Minta Hal Ini ke Daerah 

Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar menyebut sektor pariwisata di Jabar saat ini relatif sudah kembali pulih seperti sebelum pandemi Covid-19.

Sebut Sektor Pariwisata di Jabar Pulih, Benny Bachtiar Minta Hal Ini ke Daerah 
Benny Bachtiar menyebutkan angka kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi pariwisata di Jabar seperti ke Bandung dan Bogor Raya pun terbilang sudah normal kembali. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar menyebut sektor pariwisata di Jabar saat ini relatif sudah kembali pulih seperti sebelum pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Benny Bachtiar menyebutkan angka kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi pariwisata di Jabar seperti ke Bandung dan Bogor Raya pun terbilang sudah normal kembali.

"Pascapandemi Covid-19, sektor pariwisata di Jabar sudah pulih. Hal tersebut ditandai dengan peningkatan kunjungan wisatawan yang rata-rata sudah di atas 70 persen," kata Benny Bachtiar saat ditemui usai rakor di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 21 Oktober 2022.

Ia menyebut, kunjungan wisatawan ke Jabar pada 2019 mencapai 62 juta orang. Namun saat terjadi pandemi pada 2020 turun menjadi hanya 21 juta.

"Kemudian pada 2021 tumbuh lagi menjadi 36 juta. Sementara di tahun 2022 ini, Pemprov Jabar menargetkan sebanyak 48 juta kunjungan wisatawan," sebutnya.

Kendati begitu, ia mengaku, kunjungan wisatawan hingga Oktober 2022 sudah mencapai 42 juta orang.

"Masih ada sekitar dua bulan ke depan, diharapkan target tersebut bisa tercapai. Mengingat masih ada momen hari libur sekolah dan libur Natal serta akhir tahun," ujarnya.

Apalagi, sambung dia, saat ini banyak masyarakat yang haus wisata setelah selama pandemi ada pembatasan. 

"Kami optimistis target 48 juta wisatawan dapat tercapai hingga akhir tahun, karena hanya tinggal 6 juta lagi," ucapnya.

"Biasanya setiap akhir tahun kan selalu terjadi peningkatan kunjungan wisatawan," tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tahun 2022 merupakan  fase normalisasi sektor pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif bagi Jawa Barat. 

"Jadu sudah waktunya untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata, budaya, dan ekraf, setelah sempat tertunda karena adanya pandemi COVID-19," jelasnya.

Seiring dengan menggeliatnya kembali sektor pariwisata, ia pun meminta kepada Disparbud kabupaten/kota di Jabar agar semakin intens meningkatkan komunikasi dengan provinsi. 

Sebab, menurut dia, masih banyak kabupaten/kota yang belum proaktif dalam mengomunikasikan program-programnya terkait konsep pengembangan objek wisata. 

"Kami berharap daerah bisa menyampaikan permasalahan sebanyak-banyaknya, biar kami bisa memberikan solusi. Sehingga sumbatan terhadap pengembangan pariwisata di Jawa Barat dapat dipecahkan," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani