Secercah Asa untuk Para Pengayuh Becak Tua
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Tasikmalaya- Riuh klakson kendaraan di sekitar Alun-alun Singaparna dan sudut Kota Tasikmalaya tidak pernah benar-benar bersahabat dengan kaki-kaki tua yang terus mengayuh di aspal panas.
Di tengah kepungan transportasi modern dan ojek daring, para pengayuh becak tradisional kian tersisih.
Namun, secercah asa mendadak hadir di Tasikmalaya, Selasa (1/9). Sebanyak 220 unit becak listrik (betrik) buatan PT Pindad bantuan dari Presiden Prabowo Subianto resmi mendarat.
Salah seorang pengayuh becak, Wahidin, mengaku baru mengetahui adanya bantuan becak listrik tersebut.
Selama ini, ia masih menggunakan becak kayuh untuk mengangkut penumpang maupun barang di sekitar wilayah Kota Tasikmalaya.
“Saya belum tahu kalau ada bantuan becak listrik. Tahunya baru sekarang, itu juga dari orang. Kalau memang ada, tentu bagus, apalagi buat yang sudah tua seperti kami,” ujar Wahidin.
Menurutnya, penggunaan becak listrik dapat membantu pengemudi yang mulai mengalami keterbatasan tenaga untuk mengayuh kendaraan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Namun, Wahidin berharap proses pendataan dilakukan secara langsung dengan menyasar para pengayuh becak yang masih aktif bekerja. Hal itu dinilai penting agar bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan.
“Kalau bisa mah yang didatanya langsung ke tukang becak. Jadi yang memang setiap hari narik becak bisa terdata,” katanya.
Ia juga berharap pemerintah memberikan informasi secara terbuka mengenai persyaratan serta mekanisme mendapatkan bantuan tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Rahman, mengatakan jumlah bantuan yang diterima sesuai dengan usulan yang diajukan melalui proposal ke pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, Kota Tasikmalaya mendapatkan 220 unit becak listrik sesuai permintaan dalam proposal yang dikirim ke pusat,” ujar Rahman, Selasa (1/9).
Pemerintah daerah masih menunggu instruksi serta tahapan lanjutan dari pemerintah pusat. Saat ini, proses persiapan penyaluran masih dilakukan.
Tahapannya meliputi pendataan calon penerima, pemeriksaan kelengkapan administrasi, hingga pemeriksaan teknis kendaraan sebelum becak listrik diserahkan kepada penerima manfaat.
(nunung nurohman)
Editor : Inilahkoran

